Suara.com - Ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tak mengalami kendala berarti untuk menundukkan pasangan Alexander Dunn/Adam Hall demi merebut tiket perempat final Denmark Open 2022 pada Kamis sore waktu Odense.
Pasangan berjuluk Minions itu hanya menghabiskan 29 menit menang dua gim langsung 21-14, 21-9 pada pertemuan perdana kontra ganda putra asal Skotlandia tersebut.
"Pertama-tama kami bersyukur Puji Tuhan dengan hasil yang didapat hari ini. Kami bisa menang hari ini. Dari awal memang terus menekan, siap dari awal. Dengan begitu lawan jadi susah berkembang," ujar Kevin lewat informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Jumat (21/10/2022).
Kevin/Marcus menampilkan kemampuan yang lebih superior dibanding lawan mereka hari ini. Pasangan peringkat tiga itu menahan serangan yang dilancarkan Alexander/Adam pada awal kedua gim.
Mereka dengan mudah menghalau smes dan pukulan menyilang yang disajikan Alexander/Adam, lalu mematikan lawan melalui reli-reli singkat.
"Kunci kemenangan pertandingan hari ini adalah dari awal, pola permainan yang dikembangkan adalah dengan menekan terus. Kami selalu siap terus dari awal permainan. Dengan begitu lawan tidak diberi kesempatan berkembang permainannya," kata Marcus.
Pada babak perempat final, Minions akan bertemu rekan senegara Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Leo/Daniel tampil pada sesi pertandingan terakhir di Jyske Bank Arena dan sukses menyingkirkan ganda putra tuan rumah, Daniel Lundgaard/Mathias Thyrri.
Pasangan berjuluk The Babies itu menang 22-20, 21-14, namun proses untuk menyusul senior mereka ke perempat final terbilang tak mudah.
Baca Juga: Lolos ke Perempat Final Denmark Open 2022, Fajar Alfian: Saya Harus Lebih Berani
Sebagai pasangan tuan rumah, Daniel/Mathias tampil ngotot agar memimpin keunggulan pada gim pertama. Keunggulan yang dipegang wakil Indonesia dengan 6-4 pada awal laga, disalip oleh Daniel/Mathias lewat perolehan lima poin berturut-turut menjadi 6-9.
Tak mau kalah, The Babies kembali membalas dengan penampilan tak kalah seru lewat adu drive dan serangan fase cepat.
Hasil positif pun mereka dapatkan dengan mendapat tujuh beruntun sehingga kembali merebut keunggulan menjadi 13-9. Usai persaingan melelahkan itu, The Babies masih sanggup bertahan dan menjaga keunggulan hingga gim pertama berakhir meski diwarnai kejar-mengejar poin.
Pekerjaan Leo/Daniel pada gim kedua berangsur ringan karena pasangan Denmark tak lagi seagresif sebelumnya. Keunggulan yang diraih Leo/Daniel diraih cukup cepat dan mampu menciptakan selisih skor lebar pada jeda interval dan jelang match point. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Raymond/Joaquin Siap Tampil Habis-habisan Lawan Senior di Final Thailand Masters 2026
-
Seleknas PBSI 2026: Intip Daftar Lengkap Calon Bintang Baru Pelatnas Cipayung
-
Thailand Masters 2026: Laga 14 Wakil Indonesia, Siapa yang Bakal Melaju?
-
Alwi Farhan Juara Indonesia Masters 2026
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026