Suara.com - Ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menghadapi unggulan ketiga asal Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida dalam perempat final Denmark Open 2022 di Odense, Jumat.
Meski secara peringkat BWF lebih rendah, tetapi Apri/Fadia memegang kemenangan dalam perjumpaan perdana kontra Nami/Chiharu di babak kedua Malaysia Open 2022, Juni.
"Untuk menghadapi pertandingan besok, saya harus lebih siap dan harus pintar membaca arah buangan bola lawan," tutur Fadia dalam pesan singkat PP PBSI di Jakarta, Kamis (20/10/2022).
Laju ganda putri peringkat ke-24 menuju babak perempat final berlangsung singkat karena lawan mereka memutuskan mundur pada awal gim kedua akibat cedera.
Apri/Fadia hanya menghabiskan 22 menit di lapangan nomor satu Jyske Bank Arena ketika menghadapi ganda putri asal China Du Yue/Li Wen Mei. Pertandingan babak kedua berakhir dengan skor 21-13, 6-1.
"Saya tidak tahu lawan cedera apa. Cuma Du Yue langsung bilang ke wasit untuk minta perawatan. Habis itu dia menyatakan mundur," Fadia menceritakan.
Meski mendapat keuntungan dari mundurnya Du/Li, namun pasangan Indonesia sempat kewalahan menghadapi serangan lawan pada awal pertandingan.
"Awal gim pertama kami masih bermain dengan meraba-raba pola permainan lawan hingga interval gim pertama. Setelah jeda, kami baru mengetahui permainan lawan dan mulai mencoba melakukan serangan ke arah mereka," ungkap Fadia.
Pada gim kedua, sebenarnya Apri/Fadia sudah semakin panas dan telah menyiapkan sejumlah rencana strategi untuk menghentikan aksi Du/Li. Namun kejadian tak terduga justru terjadi dan mereka cukup bersyukur karena bisa menghemat tenaga untuk laga perempat final.
Baca Juga: Hasil Kejuaraan Dunia Junior 2022: Taklukkan China, Indonesia Melaju ke Semifinal
"Tentunya saya merasa senang dan lumayan bisa menghemat tenaga untuk menghadapi pertandingan selanjutnya," pungkas Fadia.
Selain Apri/Fadia, empat wakil Indonesia lainnya juga lolos ke babak delapan besar turnamen kategori BWF Super 750 ini. Termasuk ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, yang akan saling bersaing merebut tiket semifinal.
Berikut formasi Skuad Merah Putih pada pertandingan hari Jumat yang mulai pukul 17.00 WIB:
Ganda putra
1. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
2. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Lu Ching Yao/Yang Po Han (Taiwan)
Ganda Putri
1. Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang)
Tunggal putra
1. Jonatan Christie vs Lee Zii Jia (Malaysia)
Berita Terkait
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Tanpa Beban, Tiwi/Fadia Tembus Babak Kedua
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya