Suara.com - Daniel Ricciardo, yang kehilangan bangku di McLaren setelah musim ini usai, kemungkinan berlabuh ke Red Bull atau Mercedes sebagai pembalap cadangan pada tahun depan.
Sang pembalap Australia memberi sinyal tentang masa depannya di Formula 1 setelah menyelesaikan Grand Prix Meksiko di peringkat tujuh, meskipun ia belum mengonfirmasi rencananya tersebut.
"Saya tidak akan berada di grid tahun depan, tapi saya akan di sini (F1) karena saya memiliki rencana ambisius untuk 2024," kata Ricciardo dikutip AFP, Senin seperti dimuat Antara.
"Diskusi sedang berjalan, tapi belum ada yang ditandatangani. Belum ada yang dijamin untuk 2024, tapi saya akan melakukan segalanya supaya saya bisa kembali," ujarnya menambahkan.
Ricciardo mendapat suara terbanyak sebagai pembalap terbaik di Meksiko setelah mampu finis P7 di belakang tim papan atas Red Bull, Mercedes dan Ferrari meskipun mendapat penalti 10 detik karena menyebabkan tabrakan dengan mobil AlphaTauri Yuki Tsunoda.
Para pengamat di paddock yakin Ricciardo disiapkan ke Mercedes sebagai pengganti Nyck de Vries yang mendapat bangku membalap di AlphaTauri musim depan.
Bos tim Mercedes Toto Wolff mengonfirmasi adanya pembicaraan dengan Ricciardo, tapi ia juga mengira sang pembalap menemui tim lain.
"Iya, juga dengan Red Bull Racing," kata Wolff. "Bagi kami, kami melihat dia seorang dengan karakteristik hebat, tapi kami belum siap mengatakan siapa pebalap ketiga kami untuk musim depan.
"Kepribadiannya adalah kekuatan yang sebenarnya dan Daniel telah bersama kita untuk waktu yang lama. Dia tahu mobil luar dalam. Itu bisa menjadi keuntungan, tapi saya tidak ingin memulai rumor di sini karena sebenarnya adalah kami belum memutuskan apa-apa," ujarnya melengkapi.
Baca Juga: Lewis Hamilton: Red Bull Terlalu Cepat untuk Dikalahkan di F1 GP Meksiko
Kepada Sky Sport F1 Ricciardo mengatakan ia yakin tidak akan berada di balik kemudi, tapi masih ingin terlibat dalam olahraga balap tersebut dan bekerja dengan tim dibarengi dengan ambisi untuk kembali ke lintasan pada 2024.
"Saya rasa sedikit waktu jeda dari bangku membalap akan berdampak bagi bagi saya dan kemudian mencoba untuk membangun kembali. Bisa dikatakan, saya belum rampung, tapi saya akan terlihat berbeda.
"Tidak diragukan lagi, dua tahun belakangan cukup berat, khususnya ketika Anda bekerja sangat keras tapi tidak membuahkan hasil, itu bisa menurunkan semangat Anda.
"Saya juga berpikir, nilai dari jeda musim panas, menjauh sebentar, memberi Anda perspektif yang berbeda. Ini tanpa henti. Anda tidak benar-benar mendapatkan kesempatan untuk membangun kembali.
"Setiap orang berbeda, tetapi saya benar-benar percaya bahwa itu adalah berkah tersembunyi. Dengan melakukan lebih sedikit, saya akan mencapai lebih banyak."
Berita Terkait
-
MadMac: Mobil Drift Paling Gila, McLaren P1 Ganti Mesin Rotary 1.000 HP!
-
Mengenal McLaren F1, Salah Satu Holy Trinity dengan Setir di Tengah Kabin
-
Pembalap McLaren Oscar Piastri Amankan Posisi Kedua GP Jepang 2026
-
Maverick Vinales Sukses Jalani Operasi Bahu, Target Kembali di GP Spanyol 2026
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati