Suara.com - Kyle Kuzma mencetak 20 poin, tertinggi bagi Washington Wizards saat menaklukkan tuan rumah Charlotte Hornets dengan skor 108-100 pada laga lanjutan NBA di Spectrum Arena, Selasa (8/11/2022) WIB.
Kemenangan yang diraih Kyle Kuzma dan kawan-kawan cukup penting mengingat pada laga sebelumnya harus menyerah dari Memphis Grizzlies dengan skor 97-103. Wizards saat ini mengemas lima kemenangan dari 11 pertandingan musim ini.
Dikutip dari laman NBA, Kristaps Porzingis dari Wizards mengemas 19 poin berikut Jordan Goodwin dan Rui Hachimura masing-masing mencetak 17 dan 16 poin.
Sedangkan dari Hornets, PJ Washington menyumbang 25 poin, Kelly Oubre Jr 20 poin dan Terry Rozier 19 poin. Hanya saja, upaya yang dilakukan belum bisa menghindarkan tim saat mengalami kekalahan lima kalinya secara beruntun.
Meski bertanding di kandang lawan, Wizards terbilang tampil lebih agresif. Kyle Kuzma dan kawan-kawan tampil lebih berani meski lawan yang haus dengan kemenangan melakukan hal yang sama. Wizards akhirnya mengakhiri kuarter pertama dengan keunggulan 26-18.
Memasuki kuarter kedua Hornets tampil lebih berani. Poin demi poin berhasil disumbangkan PJ Washington, Kelly Oubre Jr maupun Terry Rozier. Begitu juga dengan Wizards. Hanya saja tim tuan rumah sukses mengemas 30 poin dan mengakhiri babak pertama dengan 48-46.
Wizards meski tanpa diperkuat guard Bradley Beal karena protokol kesehatan dan keselamatan tampil dominan di awal kuarter ketiga. Absennya LaMelo Ball di kubu Hornets karena cedera benar-benar membuat tim pincang. Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Wizards untuk terus menekan dan mengakhiri kuarter tiga dengan 76-72.
Permainan ketat terjadi kuarter keempat. Kuzma terus membawa Wizards mempertahankan keunggulan 98-89 saat waktu tersisa tiga setengah menit. Begitu juga dengan Porzingis yang melakukan dunk untuk memperlebar keunggulan. Akhirnya Wizards sukses mengakhiri laga dengan 108-100.
Pada laga selanjutnya, Charlotte Hornets akan menghadapi Portland Trail Blazer di Spectrum Arena, Rabu (9/11) waktu setempat dan Washington Wizards menghadapi Dallas Mavericks di Capital One Arena, Rabu (9/11) waktu setempat. (Antara)
Baca Juga: IBL Indonesia Cup 2022: Atasi Satya Wacana, Dewa United Petik Kemenangan Kedua
Berita Terkait
-
LeBron James Pecahkan Rekor 'Field Goal' Terbanyak NBA, Lewati Catatan Kareem Abdul-Jabbar
-
Basketball Therapy: Saat Basket Bisa Meredakan Emosi dan Menjalin Koneksi
-
Anthony Edwards Sabet MVP NBA All-Star 2026, Bawa USA Stars Juara
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Pemain NBA Didenda Rp417 juta karena Ngomong Kasar di Siaran TV
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati