Suara.com - Kekalahan Satria Muda Pertamina Jakarta atas Pelita Jaya Bakrie Jakarta dalam laga final turnamen pramusim Indonesia Cup 2022 menjadi bekal bagi tim ibu kota itu untuk menghadapi musim kompetisi Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2023 yang akan bergulir awal tahun depan.
Satria Muda, yang menjadi juara IBL dua musim beruntun, kalah di tangan rival abadinya, Pelita Jaya dengan skor 62-70 dalam final di Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Minggu (13/11/2022).
Itu pertama kalinya Satria Muda kalah dalam laga puncak melawan Pelita Jaya. Arki Dikania Wisnu dkk itu selalu menang setidaknya dalam tiga final mereka melawan Pelita Jaya (2018, 2021, 2022).
Sebaliknya, bagi Pelita Jaya ini menjadi kemenangan perdana mereka pada final menghadapi Satria Muda sejak terakhir kali memenanginya pada 2017.
Pelatih kepala Satria Muda, Youbel Sondakh mengakui bahwa timnya belum padu dan terbentuk secara sempurna apalagi dengan kedatangan beberapa pemain baru di dalam tim, seperti Widyanta Putra Teja dan Ali Baghir.
Belum lagi, tim juga harus kembali beradaptasi setelah kehilangan Kevin Yonas yang pensiun dan Rizal Falconi yang pindah ke West Bandits Solo.
“Tim kami belum sempurna dan penampilan ini jauh dari permainan terbaik kami. Ini menjadi awal yang bagus untuk fondasi kami,” ujar Youbel seperti dimuat Antara, Minggu (13/11/2022).
“Ini juga menjadi motivasi untuk membangun (tim) ke depan sehingga turnamen ini menjadi ajang perkenalan kami dengan pemain-pemain baru kami dan pelatih-pelatih baru (lawan),” katanya menambahkan.
Motivasi serupa juga disampaikan point guard Satria Muda, Hardianus Lakudu. Rotasi tim dengan pemain-pemain baru, kata dia, menjadi bekal dan pengalaman bagi tim untuk menghadapi musim IBL 2023.
Baca Juga: Tekuk Satria Muda, Pelita Jaya Juara IBL Indonesia Cup 2022
“Kami tidak bermain seperti biasanya. Saya yang kurang mampu mengatur tim. Tapi ini menjadi motivasi dan bekal pengalaman untuk musim IBL,” ujar Hardi.
[Antara]
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games