Suara.com - Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung melaju ke final Australian Open 2022 setelah mengalahkan unggulan ketuju asal China Han Yue dengan rubber game.
Pada pertandingan semifinal Australian Open di Quay Centre, Sydney, Australia, Sabtu (19/11/2022), Gregoria mengalahkan han Yue dengan skor 18-21, 21-16, 21-14 dengan durasi 56 menit.
Pertandingan berjalan cukup seimbang di awal game pertama dan skor sama 3-3 dan 4-4. Greogoria mencoba menjauh 7-5 namun Han Yue kembali memberikan perlawanan dan menyamakan poin 9-9.
Han Yue balik memimpin dan unggul 11-9 di interval pertama. Selepas interval Han Yue semakin menjauh dengan memimpin 17-11. Gregoria sempat memberikan perlawanan namun Han Yue mampu merebut game pertama ini 21-18.
Di game kedua, pertandingan berjalan ketat poin sama 2-2, namun Gregoria mampu memimpin 8-3 atas Han Yue. Tunggal putri Indonesia ini masih tetap konsisten meraih poin dan unggul 11-3 di interval game kedua.
Gregoria masih menjaga keunggulannya selepas interval 16-8. Sementara Han Yue masih mencoba mengejar namun Gregoria tetap menekan dan akhirnya merebut game kedua ini 21-16.
Di game ketiga, Han Yue sudah memimpin 6-1 atas Gregoria di awal. Tunggal putri Indonesia ini mencoba bangkit tertinggal dan menyamakan poin 7-7 dan balik memimpin hingga unggul 11-8 di interval ketiga.
Selepas interval, Gregoria terus menekan Han Yue dan memimpin 18-9. Han Yue mencoba bangkit namun Gregoria masih tetap mampu meraih poin dan memenangi game ketiga ini dengan skor 21-14.
Di babak final, Gregoria akan menghadapi unggulan pertama asal Korea An Se Young yang lolos ke final setelah mengalahkan Pornpawee Chochungwong 21-16, 21-11.
Gregoria menjadi satu satunya wakil Indonesia di final Australian Open 2022 setelah sebelumnya ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja dikalahkan wakil Korea Selatan Kim Won Ho/Jeong Na Eun.
Baca Juga: Hasil Australian Open 2022: Dikalahkan Wakil Korsel, Dejan/Gloria Gagal ke Final
Berita Terkait
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Pengamat Heran Indonesia Gagal di Piala Thomas 2026, PBSI Diminta Lakukan Evaluasi Besar
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026