Suara.com - Prawira Harum Bandung menumbangkan Tangerang Hawks Basketball Club 88-74 dalam laga lanjutan seri kedua Liga Basket Indonesia (IBL) musim 2023 di GOR Bimasakti, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (30/1/2023).
Pelatih Prawira Bandung David Reynard Singleton dalam jumpa pers seusai pertandingan mengatakan bahwa meskipun mengantongi kemenangan, ia masih melihat adanya sedikit permalasahan dalam cara bertahan.
"Saya tidak terlalu khawatir dengan pola serangan kami. Sementara untuk bertahan, mereka mendapatkan peluang untuk menembak yang tidak kami perkirakan," kata David.
David menjelaskan, untuk pola serangan yang dilakukan dalam pertandingan tersebut dinilai sudah cukup baik. Ia mengatakan bahwa anak asuhnya hampir mencetak 90 poin dalam pertandingan itu, dan hal itu merupakan pertanda yang baik.
Ia menambahkan, salah satu strategi yang diterapkan untuk menahan permainan lawan adalah memaksa para pemain Tangerang Hawks untuk melakukan tembakan tiga angka. Tangerang Hawks hanya berhasil memasukkan delapan dari 30 tembakan tiga angka.
"Iya itu bagian dari strategi kami. Pemain besar kami ada di dalam, dan itu menahan mereka untuk masuk. Kami tahu mereka ada beberapa pemain yang berbahaya untuk melakukan tembakan, tapi ada juga pemain yang kurang baik untuk mengambil tiga angka," ujarnya.
Sementara pelatih Tangerang Hawks Antonius Joko Endratmo mengatakan bahwa dalam pertandingan itu anak asuhnya dinilai sudah bermain optimal meski harus menelan kekalahan usai pada pertandingan sebelumnya mengantongi kemenangan.
"Bukan hasil yang bagus untuk kita, tapi anak-anak sudah maksimal di lapangan. Kami sudah bagus, tinggal konsistensi saja. Kita kuarter satu bagus, dua turun, naik turun," katanya.
Ia menambahkan, untuk tembakan tiga angka yang kurang cukup berhasil diterapkan, ia menilai memang tembakan itu sengaja dilakukan pada saat ada ruang terbuka. Namun, untuk ke depan ia akan memperbaiki permasalahan itu agar persentase tembakan tiga angka lebih baik.
Baca Juga: IBL 2023: Satria Muda Bangkit Amankan Kemenangan atas Patriots di Laga Perdana
"Memang tadi beberapa kita open, sengaja untuk mengambil tiga poin. Tapi, kita akan perbaiki untuk persentase tiga poin kami, dan harus lebih bagus lagi," ujarnya.
Membuka kuarter pertama, Prawira Bandung dan Tangerang Hawks sama-sama berupaya untuk menguasai jalannya pertandingan. Namun, permainan Prawira Bandung tidak mampu dihentikan Tangerang Hawks dan akhirnya skuad asal Bandung unggul 29-20.
Pada kuarter dua, Prawira Bandung memperlebar jarak perolehan poin dengan Tangerang Hawks. Pada kuarter itu, Prawira Bandung menutup permainan dengan skoe 53-35 atas Tangerang Hawks.
Tangerang Hakws tidak ingin terus tertekan pada kuarter tiga dan memberikan perlawanan untuk mendekati perolehan poin Prawira Bandung. Namun, permainan Prawira Bandung tidak mampu dibendung dan mengakhiri kuarter tiga dengan keunggulan 65-57.
Memasuki kuarter empat, Prawira Bandung tidak menurunkan tempo permainan dan terus menambah pundi-pundi poin. Tangerang Hawks sempat mendekat, namun tidak membuahkan hasil maksimal dan pertandingan diakhiri untuk kemenangan Prawira Bandung dengan 88-74.
Pada laga itu, pemain Prawira Bandung Jarred Dwayne Shaw mencetak 23 poin, sementara pemain Tangerang Hawks Danny Ray juga mencatatkan jumlah perolehan poin yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games