Suara.com - NSH Mountain Gold Timika memenangkan pertandingan dramatis atas Indonesia Patriots dengan skor akhir 73-72 dalam lanjutan seri kedua Liga Basket Indonesia (IBL) musim 2023, yang digelar di GOR Bimasakti, Kota Malang, Jawa Timur.
Pelatih Mountain Gold Predrag Lukic usai pertandingan di Kota Malang, Selasa mengatakan bahwa pertandingan melawan Indonesia Patriots merupakan pertandingan yang cukup berat dan menguras energi para pemain.
"Pertandingan ini sangat berat untuk kami, anak-anak cukup kelelahan," kata Predrag.
Predrag menjelaskan, tidak mudah menghadapi tim yang diisi anak muda berbakat seperti yang dimiliki Indonesia Patriots tersebut. Para pemainnya, sudah bekerja keras di lapangan dan akhirnya mampu mengantongi kemenangan.
Menurutnya, para pemain Mountain Gold memang sempat kehilangan konsentrasi pada akhir-akhir pertandingan dan membuat Indonesia Patriots unggul hingga detik akhir. Namun, perjuangan anak asuhnya harus diacungi jempol karena tidak menyerah hingga akhir.
"Anak-anak layak untuk memenangkan pertandingan. Kami sempat kehilangan konsentrasi, mungkin kelelahan. Menghadapi tim muda seperti mereka, mereka berlari setiap waktu. Saat tersisa beberapa menit, mereka berlari seperti baru saja bermain," katanya.
Sementara itu, pelatih Indonesia Patriots Mlos Pejic mengatakan bahwa para kuarter pertama ia mengakui banyak kesalahan yang terjadi dan tidak mampu menghentikan serangan para pemain Mountain Gold.
Menurutnya, ada sejumlah kesalahan yang dilakukan termasuk banyaknya pelanggaran yang terjadi. Pola permainan yang diterapkan pada kuarter awal, diakuinya tidak sesuai dengan rencana yang disiapkan.
Namun, meski kalah dalam pertandingan itu, ia memberikan apresiasi kepada timnya karena sudah menyuguhkan permainan yang cukup baik. Ia meyakini, ke depan para pemainnya akan bermain lebih baik.
Baca Juga: Hasil IBL 2023: Tekuk Satya Wacana, Pelita Jaya Petik Kemenangan Pertama
"Kami dekat dengan kemenangan sesungguhnya. Tapi tidak apa-apa. Saya yakin kami akan lebih baik. Saya yakin para pemain saya akan lebih bermain lebih baik ke depan. Tapi hari ini memang kalah, hari buruk, tidak apa-apa," katanya.
Pada kuarter pertama, pertarungan antara kedua tim berlangsung ketat dan saling berbagi poin. Baik Mountain Gold maupun Indonesia Patriots, sama-sama tidak ingin kecolongan poin, namun pada akhirnya Indonesia Patriots unggul satu bola dengan perolehan 19 poin lawan 17 poin.
Memasuki kuarter dua, Mountain Gold berupaya untuk membalikkan keadaan dan mendapatkan keunggulan. Hasilnya, Mountain Gold mampu menutup kuarter dua dengan unggul 40-36 atas lawannya Indonesia Patriots.
Mountain Gold tidak mengendorkan permainan, sementara Indonesia Patriots juga terus berupaya kembali memimpin pertandingan pada kuarter tiga. Namun, Mountain Gold mampu memperlebar keunggulan dan mengumpulkan 61 poin sementara Indonesia Patriots 51 poin.
Indonesia Patriots berupaya mengejar ketertinggalan saat kuarter empat dimulai, hingga selisih menyisakan lima poin. Indonesia Patriots mampu membalikkan keadaan dan unggul satu poin saat pertandingan kuarter empat menyisakan 56 detilk.
Namun, pemain Mountain Gold Jan Msael Panagan mampu mencetak poin pada detik akhir pertandingan dan mengubah kedudukan menjadi 73-72 untuk kemenangan Mountain Gold atas Indonesia Patriots.
Pada pertandingan itu, Jamid Jerome Famous asal Mountain Gold mencetak 28 poin dan merupakan yang tertinggi dalam laga itu. Sementara dari kubu Indonesia Patriots, Dame Diagne mencetak perolehan poin tertinggi dengan 22 angka. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills
-
David Nuban Ungkap Kunci Bogor Hornbills Juara IBL 2026: Bukan Cuma Thibodeaux!
-
Sejarah Baru! Bogor Hornbills Resmi Jadi Juara IBL 2026 Usai Bungkam Pelita Jaya di Game Penentuan
-
Reaksi Geram Publik Korsel Usai Timnas Voli Indonesia Cetak Sejarah di AVC Cup 2026
-
Perjalanan Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026: Pembalasan Sempurna Boy Arnez Cs
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Running Fest 2026 di Masjid Al Ikhlas, Bukti Olahraga Bisa Satukan Perbedaan
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!