Suara.com - Berikut profil singkat Jerome Anthony Bane, pebasket naturalisasi yang akan membela Timnas Basket Indonesia di SEA Games 2023.
Timnas Basket Indonesia terbilang gencar melakukan naturalisasi untuk bisa bersaing di kompetisi-kompetisi basket internasional.
Terbaru, Timnas Basket Indonesia akan melakukan naturalisasi terhadap pebasket berkebangsaan Amerika Serikat, yakni Jerome Anthony Beane.
Permohonan naturalisasi untuk pebasket berusia 28 tahun itu pun telah mendapat persetujuan Komisi III DPR RI, Senin (20/3/2023).
Persetujuan itu diberikan oleh Komisi III DPR RI bersamaan dengan tiga pemain keturunan yang akan dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia U-20, yakni Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.
Dengan hadirnya persetujuan itu, keempat atlet ini pun dalam waktu dekat akan menjadi WNI dan berhak membela Timnas Indonesia di kancah basket ataupun sepak bola.
Jika Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Rafael Struick akan dinaturalisasi untuk Piala Dunia U-20 2023, naturalisasi Jerome Anthony Beane dimaksudkan untuk membela Timnas Basket Indonesia di SEA Games 2023.
Tak cukup sampai di situ, pebasket yang saat ini membela Indonesia Patriots itu pun juga akan bahu membahu untuk membawa Timnas Basket bersaing di Asian Games hingga Kualifikasi Olimpiade Paris 2025.
Lantas, siapakah sosok Jerome Anthony Beane itu? Berikut profilnya.
Baca Juga: Pemain Timnas Basket Indonesia Abraham Damar Grahita Resmi Gabung Klub Liga Basket Jepang
Mantan Top Skor Liga Basket Polandia
Jerome Anthony Beane merupakan pebasket yang berposisi sebagai Point Guard asal Amerika Serikat. Ia lahir di Missouri pada 6 Mei 1994 atau 28 tahun silam.
Kiprahnya di dunia basket bermula sejak masa sekolah, hingga dirinya mampu bermain di level universitas bersama Southern Illinois Salukis sejak 2012-2016.
Tak seperti pebasket jebolan universitas di Amerika Serikat lainnya, Anthony Beane kemudian menapaki karier profesional di Eropa.
Tercatat, ia bermain di Lukoil Academic di Liga Basket Bulgaria pada 2017, atau tepat setelah dirinya bermain di level universitas.
Di musim pertamanya di Liga Basket Bulgaria itu, ia mampu membawa Lukoil Academic menjadi juara sekaligus mempertahankan gelar yang telah didapat di dua musim sebelumnya.
Berita Terkait
-
Shayne Pattynama Tak Kunjung Gabung Timnas Indonesia, Warganet Ketar-ketir: Jangan-jangan Plotwist
-
Jelang Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Justin Hubner Malah Bolos dari Panggilan DPR RI, Lebih Pilih Timnas Belanda?
-
2 Tahap Terakhir Proses Naturalisasi Justin Hubner dkk, Bisa Rampung Sebelum Piala Dunia U-20 2023?
-
Profil Jeff Jiang Jie, Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia Senior yang Bisa Diboyong Indra Sjafri ke SEA Games 2023
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis