Suara.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah merilis nama-nama pemain yang akan membela skuad Merah Putih di Piala Sudirman 2023. Sebanyak 18 atlet dipersiapkan untuk event beregu campuran terakbar di dunia ini.
Pengumuman skuad tim bulu tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2023 diumumkan langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Rionny Mainaky.
Rionny mengumumkan skuad tim Merah Putih di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur pada Rabu (12/4/2023) sore WIB.
Menurut Rionny, PBSI harus memutar otak dalam pemilihan skuad Piala Sudirman ini lantaran event akbar tesrebut berlangsung sangat berdekatan dengan SEA Games 2023 di Kamboja.
Piala Sudirman 2023 akan bergulir di Suzhou, China pada 14-21 Mei, sementara SEA Games 2023 Kamboja bergulir pada 5-17 Mei 2023 alias bersinggungan dengan event yang disebutkan pertama.
"Saya rasa kalau di SEA Games 2023 [skuadnya] sudah diketahui, itu bisa terbaca," kata Rionny Mainaky.
"Untuk [skuad] Piala Sudirman ada Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting [untuk sektor ganda putra]. Lalu dari tunggal putri ada Putri Kusumawardani dan Gregoria Mariska Tunjung."
"Lalu ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto selaku ganda putra terkuat kita serta Kevin [Sanjaya Sukamuljo]/Marcus [Fernaldi Gideon] dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin."
Selanjutnya dari sektor ganda putri, Rionny menyebut nama Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari. Sementara di sektor ganda campuran terdapat Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Amri Syahnawi/Winny Oktavina Kandow dan Adnan Maulana/Nita Violin Marwah.
Baca Juga: PBSI Ungkap Syabda Perkasa Belawa Kecelakaan di Tol Pemalang Senin Dini Hari
Tim bulu tangkis Indonesia tidak memiliki rekam jejak mentereng di Piala Sudirman. Kendati turnamen ini menggunakan nama tokoh bulu tangkis Tanah Air, Dick Sudirman, prestasi Indonesia kalah jauh dari China dan Korea Selatan.
Indonesia tercatat baru meraih satu gelar Piala Sudirman yang direngkuh pada edisi perdana yakni tahun 1989 di Jakarta. Saat itu, Indonesia mengalahkan Korea Selatan di final dengan skor 3-1.
Setelahnya, prestasi terbaik Indonesia cuma menjadi runner-up sebanyak lima kali dan kali terakhir skuad Merah Putih melaju ke babak final adalah di edisi 2007 ketika harus puas jadi runner-up usai takluk 0-3 dari China.
Skuad Tim Bulu Tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2023
Tunggal Putra
- Jonatan Christie
- Anthony Sinisuka Ginting
Tunggal Putri
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026