Suara.com - Tim basket putra Rusia dan Belarusia dilarang tampil dalam turnamen kualifikasi untuk Olimpiade 2024. Demikian pernyataan federasi bola basket internasional FIBA pada Rabu (19/4/2023).
"Menyusul rekomendasi IOC (Komite Olimpiade Internasional) tentang partisipasi atlet-atlet dengan paspor Rusia dan Belarusia dalam kompetisi internasional yang dipublikasikan pada 28 Maret, Komite Eksekutif FIBA telah memutuskan untuk tidak mengizinkan registrasi bagi Timnas Basket Rusia dalam turnamen pra-kualifikasi Olimpiade FIBA 2023," demikian pernyataan resmi FIBA.
Atlet-atlet Rusia dan Belarusia telah mendapatkan sanksi dari berbagai induk olahraga dunia sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari tahun lalu.
Setelah invasi tersebut memasuki tahun keduanya, IOC mengizinkan atlet-atlet dari Rusia dan Belarusia berkompetisi sebagai individu netral dalam kompetisi-kompetisi internasional yang akan datang, namun tidak demikian sebagai tim.
Mengikuti rekomendasi tersebut, FIBA juga telah tidak mengizinkan Timnas Rusia dan Belarusia mengikuti kualifikasi untuk Piala Dunia bola basket yang nantinya diikuti oleh 32 negara yang akan bertanding di Filipina, Jepang dan Indonesia mulai 25 Agustus tersebut.
FIBA World Cup 2023 merupakan ajang kualifikasi utama untuk Olimpiade Paris 2024.
Di nomor putri, Timnas Rusia dan Belarusia juga dilarang mengikuti kualifikasi turnamen final EuroBasket yang terdiri dari 16 tim pada Juni yang berlaku sebagai ajang kualifikasi utama Olimpiade di benua biru.
Bagi negara-negara yang gagal lolos ke FIBA World Cup 2023, sejumlah turnamen pra-kualifikasi yang akan dimulai pada 12 Agustus menawarkan kesempatan untuk merebut tiket ke bola basket Olimpiade yang diikuti 12 tim di Paris nanti.
Sebanyak 40 negara, termasuk Indonesia, masih berkesempatan mengincar tiket ke Paris lewat turnamen pra-kualifikasi yang akan mengambil lima tim terbaik dari setiap wilayah yaitu Afrika, Amerika, Asia, dan Eropa (dua pemenang) untuk selanjutnya diikutkan ke turnamen kualifikasi Olimpiade.
Baca Juga: Inter vs Benfica: 5 Fakta Menarik dan Link Live Streaming
Kelima tim tersebut akan bersaing dengan 19 tim lainnya memperebutkan empat tiket ke Paris lewat jalur kualifikasi.
Berita Terkait
-
FIBA Tunda WASL 2025/2026 Imbas Situasi Konflik di Iran
-
FIBA Resmi Ubah Sistem Ranking Dunia, Poin Kini Bersifat Akumulatif
-
Legenda Basket Tony Parker Turun Tangan, Latih Prancis di Piala Dunia FIBA U-17 2026
-
Zhang Ziyu Cetak Sejarah, Pebasket Putri China Pertama yang Lakukan 'Dunk'
-
Hasil FIBA U-16 Asia Cup 2025: Indonesia Kalah 60-65 dari Filipina
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games