Suara.com - Rafael Nadal mengumumkan mengundurkan diri dari French Open, Kamis, dikarenakan cedera pinggulnya belum sembuh total, dan mengatakan kemungkinan 2024 menjadi tahun terakhirnya di tenis profesional.
"Ini bukan keputusan yang saya ambil, ini keputusan yang diambil oleh tubuh saya," kata petenis berusia 36 tahun yang bermain di lapangan tanah liat itu setiap tahun sejak 2005 dan memenanginya sebanyak 14 kali, seperti disiarkan AFP.
Nadal mengatakan dia mengambil cuti beberapa bulan, tanpa latihan, yang berarti dia juga pasti akan melewatkan Wimbledon dan kemungkinan besar US Open, sebelum mulai bermain lagi.
Dia mengatakan tahun depan akan menutup karier yang sejauh ini telah menghasilkan 22 gelar tunggal Grand Slam.
"Ini mungkin akan menjadi tahun terakhir saya di tur profesional, saya tidak bisa mengatakan ini 100 persen karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi," kata Nadal.
"Cedera yang saya derita di Australia belum sembuh seperti yang kita harapkan."
"Roland Garros menjadi mustahil. Saya tidak akan berada di sana setelah bertahun-tahun, dengan segala arti (turnamen) itu bagi saya."
Nadal mengatakan dia tidak akan menetapkan tanggal untuk kembali, tetapi mengatakan Piala Davis pada November bisa menjadi target potensial.
Petenis Spanyol itu mengatakan penting untuk menjauh dari permainan untuk kembali tahun depan dan mengucapkan selamat tinggal dengan bermain di acara favoritnya.
"Jika saya terus bermain di momen ini, saya rasa saya tidak akan bisa melakukannya tahun depan," ujar Nadal.
"Ide dan motivasi saya adalah mencoba menikmati dan mencoba mengucapkan selamat tinggal pada semua turnamen yang penting bagi saya."
Nadal berharap dengan istirahat total, tubuhnya bisa pulih kembali.
"Saya akan berhenti, saya tidak akan berlatih, sudah berbulan-bulan frustrasi - ada saatnya seseorang harus mengerem," jelasnya.
"Sudah waktunya untuk melihat apakah tubuh ini dapat meregenerasi dirinya sendiri selama beberapa bulan ini."
Nadal mengatakan dia akan mengawasi French Open tahun ini dan berfilsafat tentang tidak mampu mempertahankan gelarnya di turnamen yang dia kuasai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia