Suara.com - Petenis Serbia, Novak Djokovic menepis kehebohan seputar komentarnya baru-baru ini tentang konflik di Kosovo dengan lolos ke babak ketiga French Open 2023, Kamis (1/6/2023) WIB, dengan mengatakan bahwa pernyataannya itu mencerminkan apa yang dia perjuangkan.
Djokovic, yang mengejar rekor gelar tunggal putra Grand Slam ke-23 di Roland Garros, harus bekerja keras melewati set pertama melawan petenis Hungaria Marton Fucsovics sebelum menang 7-6 (7/2), 6-0, 6-3.
Dia menuliskan pesan "Kosovo adalah jantung Serbia. Hentikan kekerasan" di kamera setelah pertandingan babak pertamanya, Senin lalu.
"Saya akan mengatakannya lagi, tetapi saya tidak perlu melakukannya karena Anda memiliki kutipan saya," kata Djokovic, seperti disiarkan AFP, Kamis (1/5/2023).
"Saya sadar bahwa banyak orang akan tidak setuju, tetapi itulah adanya. Itu adalah sesuatu yang saya perjuangkan. Jadi itu saja."
Ada banyak drama di lapangan selama set pertama 87 menit yang membuat servis Djokovic patah.
Namun, delapan break point yang berhasil diselamatkan terbukti menjadi kunci bagi unggulan ketiga Djokovic mendominasi tie-break.
Peringkat 83 dunia Fucsovics tidak dapat mempertahankan levelnya setelah Djokovic melaju melalui tujuh gim berikutnya.
Fucsovics bangkit dengan mematahkan servis di awal set ketiga dan sekali lagi saat Djokovic melakukan servis untuk pertandingan tersebut.
Baca Juga: Daniil Medvedev Tetap Senang meski Angkat Koper Lebih Awal di French Open 2023
Namun, Djokovic membungkus kemenangan di gim berikutnya pada match point keduanya.
Petenis Serbia itu masih belum gagal mencapai babak ketiga turnamen Grand Slam sejak Australian Open 2017.
Juara dua kali di Roland Garros itu selanjutnya akan menghadapi unggulan ke-29 asal Spanyol Alejandro Davidovich Fokina untuk memperebutkan tempat di babak keempat, Jumat.
[Antara]
Berita Terkait
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Debut Manis Novak Djokovic di Athena, Alejandro Tabilo Tak Berkutik
-
Chen Qingchen Umumkan Pensiun, Partnership Chen/Jia Resmi Berakhir
-
Fakta Unik French Open 2025, Wakil Korea dan China Back To Back Juara
-
Runner-up French Open, Fajar/Fikri Bidik Revans atas Kim/Seo di Pertemuan Selanjutnya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Skandal! Hendra Basir Pelatih Timnas Panjat Tebing Dicopot Kasus Dugaan Pelecehan 8 Atlet
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026