Suara.com - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari mengatakan pihaknya terus memberikan dorongan kepada cabang-cabang olahraga dan pihak-pihak terkait lainnya untuk mempersiapkan diri jelang Asian Games Hangzhou, China agar prestasi juga bisa meningkat.
Pria yang akrab disapa Okto itu mengatakan pihaknya beserta Komisi Sport Development (KSD) NOC Indonesia masih mengadakan review dengan federasi olahraga nasional yang dipertandingkan di pesta olahraga terbesar se-Asia itu.
“Kami bersama tim review sudah berkomunikasi dengan cabang-cabang olahraga, dan proses komunikasi masih berjalan terus. Mudah-mudahan bisa selesai (dengan baik) nanti karena Asian Games persiapannya pasti lebih panjang,” kata Okto seperti dimuat Antara, Senin (26/6/2023).
Lebih lanjut, ia mengatakan Skuad Merah Putih harus mengoptimalkan momentum Asian Games Hangzhou, tak hanya untuk peningkatan prestasi, namun juga sebagai bentuk pemanasan menuju Olimpiade 2024 Paris, Prancis.
Pesta olahraga terbesar empat tahunan kawasan Asia edisi ke-19 nanti akan mempertandingkan 481 nomor pertandingan/perlombaan dari 61 disiplin yang berasal dari 40 cabang olahraga.
Okto berharap Tim Indonesia dapat tampil maksimal, mengingat sejumlah cabang olahraga mendapat sanction atau penetapan untuk masuk dalam proses kualifikasi Olimpiade 2024.
“Ada cabang-cabang olahraga yang di-sanction di Olimpiade, dan ada juga (cabang olahraga) yang menjadi tantangan utama di kita,” ucap Okto.
“Seperti misalnya cabang panahan, tinju, dan hoki, itu mereka dapat sanction, sehingga yang menjadi juara langsung qualified di Olimpiade. Jadi, nomor-nomor yang di-sanction harus spesifik, termasuk atletik dan akuatik yang selama ini menjadi parameter ke Olimpiade,” ujarnya menambahkan.
Pada edisi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Tim Indonesia menempati posisi empat klasemen akhir dengan 31 medali emas, 24 perak, dan 43 perunggu.
Baca Juga: Kemenpora Masih Godok Formasi Kontingen Indonesia untuk Asian Games
Sementara itu, untuk mematangkan persiapan menuju Asian Games 2023 Hangzhou, KOI telah menunjuk Basuki Hadimuljono sebagai Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia di ajang multicabang tersebut.
“Dan harapannya dengan di bawah (kepemimpinan) Chef de Mission Pak Basuki Hadimuljono, saya pikir komunikasi (terkait persiapan Asian Games 2023 Hangzhou) akan menjadi lebih mudah dan hasilnya harapannya bisa maksimal,” kata Okto.
Asian Games 2023 Hangzhou dijadwalkan bergulir pada 23 September dan berlangsung selama dua pekan.
Berita Terkait
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
-
Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
-
Daftar Atlet Pelatnas Panjat Tebing 2026, Ada Veddriq Leonardo hingga Rajiah Salsabillah
-
Daftar Lengkap Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026, Persiapan Menuju Asian Games 2026
-
Sakura Create Garap Adaptasi Anime dari Manga Isshiki-san wa Koi o Shiritai
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati