Suara.com - Timnas voli putra Indonesia berhasil mengandaskan perlawanan sengit timnas voli Kazakhstan dengan skor 3-2 (25-22, 24-26, 22-25, 25-16, 15-12) pada pertarungan babak perebutan peringkat 7-10 Asian Games 2022, Hangzhou, China di China Textile City Sports Centre Gymnasium, Senin (25/9/2023).
Indonesia tampil baik pada set pertama dimana tim asuhan Jiang Jie itu langsung memimpin 3-0 dan berlanjut memimpin jauh 15-8 ketika Vitaliy Vorivodin gagal membalikkan upaya dari Doni Haryono.
Kazakhstan mencetak tiga poin berturut-turut dan membuat skor menjadi 11-15. Setelahnya, Indonesia memperbaiki penampilan dengan mencetak poin-poin untuk menjaga keunggulan dan hal ini mampu dijaga dengan baik oleh Doni Haryono dan kawan-kawan.
Kegagalan serve dari kubu lawan, Mikhail Ustinov membuat Indonesia memenangi set pertama dengan skor 25-22.
Set kedua berjalan imbang untuk kedua tim. Indonesia sempat tertinggal pada awal-awal set sebelum kemudian memaksa Kazakhstan bermain ketat sampai skor 18-18.
Setelah itu, serangan Merah Putih mengalami kebuntuan dan hal ini membuat Indonesia tertinggal 18-21. Kazakhstan terus mencetak poin demi poin, tapi Indonesia tidak menyerah dan memaksa deuce ketika berhasil menyamakan skor 24-24.
Namun, pada kesempatan ini, Indonesia sedikit lengah dan dua kali upaya Vitaliy Vorivodin memenangkan timnya yang merupakan tim peringkat 59 dunia itu pada set kedua dengan skor tipis 26-22.
Memasuki set ketiga, Kazakhstan tampil lebih percaya diri dimana mereka terus unggul sejak set awal dan sempat menjauh 10-5. Indonesia terus mengejar dan dua kali upaya Muhammad Malizi membuat Merah Putih mendekat 14-15.
Namun, setelahnya Kazakhstan berkali-kali mencetak poin. Puncaknya, spike Vladislav Kunchenko membuat Kazakhstan memenangkan set ketiga dengan 25-22.
Baca Juga: Resmi Timnas Indonesia U-24 Lawan Uzbekistan di Babak 16 Besar Asian Games 2022
Bermain kurang baik pada dua set, set kedua dan ketiga, membuat Indonesia tidak ingin mengulangi hal yang sama pada set keempat. Pada set ini, Indonesia tampil baik.
Indonesia unggul jauh 10-5 ketika serangan dari Fahri Septian Putratama gagal diamankan oleh pemain Kazakhstan. Hendra Kurniawan tampil apik dimana satu serangan dan bloknya membuahkan dua poin bagi Indonesia dan membuat skor menjadi 19-13. Pevoli 20 tahun itu kembali mencetak dua poin dan merubah skor menjadi 23-15.
Dua poin tersisa dicetak oleh Agil Angga Anggara dan Farhan Halim. Indonesia menang mudah di set keempat dengan skor 25-16 dan membuat pertandingan harus diselesaikan pada set penentuan, set kelima.
Pada set penentuan, set kelima, Indonesia sempat kesulitan di awal set dengan terus tertinggal sampai skor 11-12. Spike Farhan Halim lalu membuat Indonesia menyamakan kedudukan dengan skor 12-12 dan kemudian blok poin yang dilakukan Kurnia Sandy membuat Merah Putih unggul 13-12.
Indonesia kembali membalikkan serangan Kazahkstan dengan baik dimana kali ini Muhammad Malizi melakukan blok poin dari serangan Maxim Michshenko. Skor berubah 14-12. Farhan Halim lalu menjadi aktor penentu Indonesia yang berperingkat 57 dunia untuk menyegel kemenangan pada set terakhir dengan skor 15-12.
Fahri Septian Putratama dan Agil Angga Anggara tampil gemilang pada laga ini dengan mencetak poin terbanyak, 21 poin dan 24 poin. Indonesia keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games