Suara.com - Ganda putra unggulan pertama Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menikmati kemenangan mudah pada babak 16 besar yang mengantar mereka ke perempat final French Open 2023 di Rennes, Prancis, Kamis (26/10/2023).
Fajar/Rian hanya butuh 25 menit untuk menyingkirkan pasangan Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard dari peta persaingan turnamen berkategori BWF Super 750 tersebut dengan mencetak dua gim langsung 21-12, 21-12.
"Hari ini kami ingin langsung in, ingin langsung menekan dan Alhamdulillah permainan kami cukup baik," kata Fajar melalui keterangan resmi PP PBSI di Jakarta seperti dimuat Antara.
Sejak awal pertandingan, Fajar/Rian juga kompak untuk mengusung strategi agresif. Keputusan tersebut berbuah manis karena duo Denmark benar-benar di bawah tekanan dan tak bisa mengembangkan pola permainan.
Pada gim pertama, Fajar/Rian sempat tertinggal satu poin pada servis pertama akibat belum siap menerima pengembalian lawan. Namun setelahnya, duo Indonesia tancap gas dan bertubi-tubi menghujani Daniel/Mads dengan pukulan yang menyulitkan.
Selisih skor kedua pasangan pun semakin menjauh hingga akhirnya dipastikan kemenangan pembuka diraih Fajar/Rian.
Begitu pula pada gim kedua, Fajar/Rian yang sudah nyaman dengan pola menyerang, kembali menerapkan strategi serupa untuk mematikan lawan. Fajar/Rian pun kembali menciptakan selisih skor yang terpaut jauh dan tak bisa dikejar hingga match point.
"Dari sisi serangan, saya juga merasa lebih oke dari pertandingan pertama," imbuh Fajar.
Pada babak delapan besar, Fajar/Rian masih menanti calon lawan antara ganda putra Denmark lainnya yaitu Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen atau Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren asal Thailand.
Baca Juga: Punya Kepentingan yang Sama, Iran Ajak Tanding Timnas Indonesia
"Setelah ini kami akan recovery dulu sembari menyiapkan laga besok. Pastinya tidak akan mudah jadi semoga kami bisa menampilkan yang terbaik seperti hari ini," ujar Rian.
Ganda putra Indonesia berpeluang menambah wakilnya untuk mencapai perempat final French Open karena masih ada tiga pasangan yang belum memainkan babak 16 besar.
Ketiga ganda putra Indonesia tersebut ialah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang akan menghadapi Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty asal India, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melawan ganda putra China He Ji Ting/Ren Xiang Yu, dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032