Suara.com - Pembalap MotoGP Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mendapat pujian dari netizen Indonesia saat memprotes klaim yang menyebut bahwa nasi goreng berasal dari Malaysia.
Hal itu dikatakan Fabio Quartararo saat menjalani sesi wawancara. Momen ini bermula saat pembalap asal Prancis itu mendapatkan pertanyaan soal makanan Malaysia yang menjadi favoritnya.
Saat mendengar pertanyaan tersebut, Quartararo memang sempat menghela nafas. Dia justru berbalik bertanya kepada sang penanya. “Apakah kamu memiliki saran? Saya tidak terlalu tahu nama-namanya,” jawab Fabio Quartararo.
Pewawancara itu pun akhirnya mengusulkan nasi goreng kepada Fabio Quartararo. Dia mengatakan, “Nasi goreng adalah salah satu makanan klasik di Malaysia.”
Namun, secara mengejutkan, Quartararo justru memprotes klaim tersebut. “Tapi itu (nasi goreng) berasal dari Indonesia, kan?” ujar Quartararo merespons saran dari pewawancara tersebut.
Setelah itu, pewawancara ini menjelaskan bahwa nasi goreng tak hanya populer di Indonesia, tetapi juga ada di Malaysia. Quartararo menyebut, dirinya tak mengetahui hal tersebut dan tak ingin melakukan kesalahan.
“Yang saya tahu namanya adalah mango sticky rice. Namun, saya tidak tahu bahwa nasi goreng juga ada di Malaysia. Saya tidak mau salah sebut,” ujar pembalap yang jadi juara dunia MotoGP 2021 itu.
Sebuah video yang menampilkan momen wawancara ini pun juga sempat viral di TikTok. Sebagai informasi, potongan video ini diunggah oleh akun Skyegpid. Sampai saat ini, video TikTok itu sudah disaksikan 3,5 juta kali.
Dari pantauan Bolatimes.com, video ini sudah disukai sebanyak 183 ribu kali. Tak hanya itu, jumlah komentarnya juga terhitung tinggi, karena sudah dikomentari lebih dari 7 ribu kali.
Baca Juga: Cerita Miguel Oliveira yang Sudah Mulai Risih dengan Risman, Sampai Takut ke Mandalika
Sebagian besar netizen Indonesia yang meninggalkan komentar memang memuji pengetahuan Quartararo soal kuliner Indonesia.
Berita Terkait
-
Cerita Miguel Oliveira yang Sudah Mulai Risih dengan Risman, Sampai Takut ke Mandalika
-
Karier Pratama Arhan Suram di Tokyo Verdy, Media Malaysia Ungkit Masa Depan Belum Jelas
-
Enggan Pisah, Marquez Berharap Bisa Jadi Rider Honda Lagi
-
Logo Perusahaan Asal Indonesia Kembali Hiasi Motor Balap dari Tim Gresini Racing di MotoGP Musim Depan
-
Pilu! Wanita Gagal Nikah Gegara Ayah Tak Mau Jadi Wali, Ternyata Selama Ini Orang Tua Cuma Kumpul Kebo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko