Suara.com - Pelatih ganda putra Indonesia Aryono Miranat menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan fokus menjelang turnamen kedua tahun ini, India Open 2024, yang akan bergulir di New Delhi, 16-21 Januari.
“Konsistensi dan fokus menjadi hal yang paling saya tekankan kepada mereka. Pikiran juga harus kuat dan ketenangan karena melihat kemarin di Malaysia Open, rata-rata saat sudah unggul lalu tersusul lawan. Ini yang tidak boleh terjadi,” kata Aryono, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI, Senin (15/1/2024) seperti dimuat Antara.
Lebih lanjut, Aryono mengatakan ia bersama anak asuhnya pada hari ini sudah menjalani sesi latihan dan beradaptasi dengan kondisi lapangan serta suasana yang baru.
“Situasi lapangan bagus, anak-anak coba beradaptasi dengan suasana yang baru. Sejauh ini semua oke termasuk kondisi fisik anak-anak ganda putra,” kata Aryono.
“Dari segi mental saya meyakini mereka bisa kembali lagi karena setiap pertandingan mulai dari awal, nol-nol lagi. Hasil kemarin dilupakan dan di pertandingan baru ini harus optimistis lagi,” ujarnya menambahkan.
Adapun Indonesia menurunkan tiga ganda putra yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan memutuskan mundur karena Ahsan mengalami cedera pinggang pekan lalu di Malaysia Open 2024.
Di sisi lain, Leo/Daniel mengatakan fokus mereka kali ini adalah menjaga kondisi fisik dan mental di turnamen BWF Super 750 itu. Pasangan yang dikenal dengan julukan “The Babies” itu pun bertekad untuk tidak gugur pada babak awal India Open, seperti yang terjadi di Malaysia Open 2024 pekan lalu.
“Kami ingin langsung in di pertandingan pertama, lawan juga tidak mudah tapi kami siap,” kata Leo.
Baca Juga: Pemain Jepang Peringatkan Timnas Indonesia, Gaya Bermain Vietnam Disebut Mirip Klub La Liga Spanyol
“Kami siap melakukan yang terbaik, siap berjuang lagi. Yang kemarin dijadikan pelajaran berharga untuk meraih hasil bagus di India Open ini,” ujar Daniel menambahkan.
Sementara itu, Indonesia membawa sembilan wakil di turnamen kedua tur Asia ini. Selain tiga ganda putra, ada tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, lalu ada pula tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.
Selanjutnya di sektor ganda campuran ada Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati dan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026