Suara.com - Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani takluk di tangan pebulu tangkis Thailand, Supanida Katethong pada babak semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia (BATC) 2024.
Putri KW kandas dari Supanida dalam dua gim langsung, 0-2 (17-21 dan 19-21) pada pertandingan yang berlangsung di Setia City Convention Center, Shah Alam, Selangor, Sabtu (17/2/2024).
"Yang pertama saya mengucapkan alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan tanpa cedera. Yang kedua, saya minta maaf ke tim karena belum mampu menyumbangkan angka di partai pertama ini," kata Putri KW dikutip ANTARA dari keterangan resmi PBSI.
Pebulu tangkis peringkat ke-33 dunia tersebut mengatakan telah mempersiapkan pola permainan dengan baik namun di tengah pertandingan, ia tidak bisa menguasai tempo permainan.
"Sebenarnya saya sudah mempersiapkan diri dengan baik pola permainan untuk menghadapi lawan. Cuma di tengah lapangan saya terlalu lambat. Selain itu di gim pertama dan awal gim kedua saya terbawa dan mengikuti pola permainan lawan," ujar Putri KW.
"Lawan tipenya lebih menyerang. Lawan juga berani dengan spekulasi-spekulasi yang membuat saya malah jadi tidak enak. Sambungan-sambungan bolanya selalu ingin menjauhkan saya," tambahnya.
Putri mengaku kerap membuat kesalahan sendiri terutama di penghujung pertandingan yang membuat lawan kerap memperoleh poin.
"Di gim kedua saat kedudukan 19-19, sayang sekali saya malah melakukan kesalahan sendiri. Pukulan saya kurang panjang. Seperti kurang ada tenaga. Saya banyak mati sendiri juga," kata Putri.
Putri berharap rekan-rekannya yang akan tampil di pertandingan selanjutnya dapat memberikan yang terbaik.
Baca Juga: BATC 2024: Bagas / Fikri dan Leo / Daniel Melenggang ke Semifinal
"Semoga teman yang akan tampil di partai kedua dan selanjutnya bisa tampil dengan baik. Juga bermain penuh semangat," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026