Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie berjanji untuk bangkit setelah terhenti di babak pertama French Open 2024 di Arena Porte De La Chapelle, Paris, Prancis, Selasa (5/4/2024) malam WIB.
Jonatan harus mengakui keunggulan wakil Chinese Taipei Wang Tzu Wei melalui rubber game 21-12, 21-23, 17-21 pada babak 32 besar French Open 2024.
Tim bulu tangkis Indonesia langsung menjalani latihan ketika tiba di Prancis, Kamis (29/2), mengembalikan otot-otot yang kaku serta menghindari jetlag akibat perjalanan panjang yang telah mereka lalui dari Jakarta ke Paris.
Jonatan memfokuskan pada pengembalian keadaan fisik terlebih dahulu, melakukan adaptasi untuk fokus dengan harapan dapat tampil prima. Sayangnya, hasil yang didapat tidak sesuai yang diinginkan, ia harus tersingkir pada laga pembukanya.
"Hasil yang bukan saya harapkan. Persiapan selama satu bulan yang sangat baik tapi hasilnya malah berlawanan," kata Jonatan dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima di Jakarta, Rabu seperti dimuat Antara.
"Tidak mudah karena harusnya awal ini bisa menjadi momentum menuju Olimpiade. Tapi saya pasti mau bangkit, itu saja yang bisa saya katakan sekarang."
Jonatan bermain baik di gim pertama, performa tersebut ia pertahankan hingga awal gim meski harus kehilangan gim tersebut.
Namun, peringkat sembilan BWF itu banyak melakukan kesalahan sendiri pada gim ketiga, sehingga kesulitan untuk mengejar angka.
"Di gim pertama cukup bagus, gim kedua awal-awal juga masih ok. Di gim ketiga memang sangat berpengaruh saat saya membuang 3-4 poin beruntun, melakukan kesalahan sendiri," ujar Jonatan.
"Reaksi saya terlambat jadi sudah terlalu jauh poinnya untuk dikejar."
Sementara itu, tunggal putra Indonesia lainnya Anthony Sinisuka Ginting berhasil melaju ke babak 16 besar usai mengalahkan wakil China Weng Hong Yang 7-21, 21-18, 21-15.
Selanjutnya, Ginting akan bertemu wakil Singapura Loh Kean Yew yang mengalahkan wakil tuan rumah Toma Junior Popov dengan 21-14, 23-21.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko