Suara.com - Keberhasilan tim bulu tangkis Indonesia melaju ke final Piala Thomas dan Uber 2024 mengulangi sejarah edisi 1998. Sanjungan dan apresiasi pun datang dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI selaku sponsor resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Meski di partai puncak tim putra dan putri pada akhirnya harus takluk dari tuan rumah China, Minggu (5/5/2024), perjuangan mereka dinilai patut mendapat pujian.
Pasanya, capaian Tim Thomas dan Uber Indonesia yang sama-sama menembus final Piala Thomas dan Piala Uber tersebut menjadi momen bersejarah.
Terakhir kalinya perwakilan Indonesia secara bersama-sama mencapai final di kedua turnamen bulu tangkis paling bergengsi dunia itu terjadi pada tahun 1998.
Pada pertandingan final di lapangan Hi-Tech Zone Sports Centre, Chengdu, China, pada Minggu (5/5/20224), Tim Thomas dan Uber Indonesia menghadapi China.
Tim putri yang tampil lebih dulu harus puas menyabet predikat runner-up setelah takluk 0-3 dari China.
Sementara tim putra yang juga menghadapi China di partai puncak Piala Thomas, pada akhirnya harus menyerah 1-3 dari lawannya itu.
Khusus tim putri, runner-up Piala Uber 2024 menandai prestasi terbaik mereka sejak kali terakhir melakukannya pada edisi 2008 di Jakarta.
Baca Juga: Indonesia Turunkan Kekuatan Terbaik Hadapi China di Final Piala Thomas 2024
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyatakan, prestasi tim Thomas dan Uber Indonesia sebagai runner-up adalah suatu pencapaian yang luar biasa.
"Sebagai sponsor utama PBSI, BNI sangat mengapresiasi semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para pemain dalam turnamen ini. Meskipun menghadapi lawan yang tangguh, tim Indonesia telah memberikan pertandingan yang menarik dan membanggakan," kata Okki.
Sebagai bentuk komitmen terhadap bulu tangkis Indonesia, BNI telah menjalin kerjasama dengan PBSI sejak tahun 2021. Dukungan BNI tidak hanya terfokus pada tim nasional, tetapi juga pembinaan atlet di usia dini dan pengembangan infrastruktur bulu tangkis di seluruh Indonesia.
BNI berharap dengan dukungan berkelanjutan ini, bulu tangkis Indonesia dapat terus melahirkan atlet-atlet berbakat dan meraih prestasi yang lebih gemilang di masa depan.
"Kami yakin bahwa Tim Thomas dan Uber Indonesia akan terus belajar dan berkembang, dan siap untuk kembali meraih kejayaan di turnamen-turnamen berikutnya. BNI akan selalu mendukung dan memberikan semangat kepada para atlet agar terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional," tutup Okki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia