Suara.com - Boston Celtics kembali mendominasi lawannya dengan mengalahkan Cleveland Cavaliers 106-93, dan kembali unggul 2-1 dalam babak semifinal NBA 2023-2024 Wilayah Timur yang digelar di Rocket Mortgage Fieldhouse Cleveland Ohio, Minggu (12/5/2024).
Celtics tidak main-main lagi setelah mereka kalah sampai 24 poin pada laga kedua di kandangnya sendiri pada Jumat (10/5) lalu, dan langsung membalasnya dengan kemenangan di kandang Cavaliers.
Celtics kembali memainkan bola basket yang membuat mereka menjadi peringkat satu di NBA musim ini dengan tidak memberi ampun kepada Cavs dengan unggul sampai 23 poin dan tak tersentuh hampir di sepanjang pertandingan.
Jayson Tatum mencetak 33 poin, Jaylen Brown menambah 28 poin, Jrue Holiday 18, dan Derrick White 12 poin.
“Kami datang ke Cleveland bukan karena cuaca. Tidak ada yang rumit dalam hal ini, tinggal mainkan pertahanan yang baik dan sisanya akan beres dengan sendirinya. Kami seharusnya bisa melakukannya lebih baik, tapi kami menjaga mereka tetap di bawah 100,” kata Jaylen Brown seperti dilansir laman NBA, Minggu.
Performa loyo Celtics yang kalah sampai lebih dari dua digit poin di laga kedua, mengingatkan pada laga final NBA 2023 di mana mereka kalah tiga gim berturut-turut oleh Miami Heat.
“Laga ini adalah ujian yang hebat, kesempatan bagi kami untuk merespons, serta bermain lebih baik dan lebih keras,” kata Tatum, yang menambahkan. “Ada tujuan di balik setiap permainan. Kami melakukan pekerjaan yang baik dalam mengomunikasikan tindakan kami," katanya lagi.
Tatum mencetak skor melalui permainan tiga angka dan Celtics membuka babak kedua dengan laju 14 poin berturut-turut untuk memimpin 23 angka.
Donovan Mitchell mencetak 33 poin untuk Cleveland, tetapi guard All-Star itu mengalami cedera lutut kiri yang parah pada kuarter keempat dan harus bermain dengan kondisi yang lebih berat. Mitchell meninggalkan lapangan dengan waktu tersisa 1 menit 19 detik dan berjalan langsung ke ruang ganti.
Baca Juga: Sensasional! Nikola Jokic Rebut MVP NBA Ketiga dalam Empat Musim
“Itu mengubah permainan. Apresiasi pada mereka, mereka bermain dengan ngotot. Sulit untuk bangkit dari itu. Mereka main dengan niat yang kuat,” kata Mitchell.
Gim keempat akan dilangsungkan di markas Cavs pada Selasa (14/5).
Berita Terkait
-
LeBron James Pecahkan Rekor 'Field Goal' Terbanyak NBA, Lewati Catatan Kareem Abdul-Jabbar
-
Anthony Edwards Sabet MVP NBA All-Star 2026, Bawa USA Stars Juara
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Pemain NBA Didenda Rp417 juta karena Ngomong Kasar di Siaran TV
-
Danilo Gallinari Umumkan Pensiun, Pemain Italia dengan Koleksi Angka Terbanyak Sepanjang Sejarah
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati