Suara.com - Jokowi telah resmi memberikan tongkat estafet kepemimpinan kepada Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024 lalu. Selama 10 tahun memimpin Indonesia, pemerintahan Jokowi telah membangun sejumlah infrastruktur, khususnya di bidang olahraga.
Menurut Menpora Dito Ariotedjo, selama berkuasa, Jokowi menaruh perhatian besar untuk kemajuan olahraga Indonesia dengan membangun fasilitas pendukung.
"Infrastruktur kita lihat banyak stadion yang diubah ke standar FIFA. Lalu dibangun training center di Cibubur untuk Olimpiade dan pemusatan latihan Paralimpiade di Karanganyar yang standar dunia," kata Dito seperti dikutip dari laman Kemenpora.
Selain itu, seperti diketahui, Jokowi juga sangat fokus Indonesia memiliki atlet-atlet berprestasi di level internasional. Hal ini bisa dilihat dengan dibangunnya pusat pelatihan nasional olahraga di Ibu Kota Nusantara atau IKN.
Jokowi pernah mengatakan bahwa ia sangat optimis, Timnas Indonesia bisa menjadi juara tidak hanya level ASEAN namun juga dunia.
"Saya optimis akan mampu dan membawa Timnas kita, tidak hanya juara di Asia Tenggara tapi juga dunia," ucap Jokowi.
Berikut infrastruktur olahraga yang dibangun Jokowi dalam 10 tahun:
Salah satu infrastruktur olahraga yang dibangun pemerintahan Jokowi dan mendunia ialah Sirkuit Mandalika.
Sirkuit dengan panjang lintasan 4,31 km dan 17 tikungan ini memiliki kelas homologasi kelas A dari FIM. Sirkuit ini berlokasi di Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Selain digunakan sebagai tempat penyelenggaraan MotoGP, Sirkuit Mandalika ini juga menjadi tuan rumah berbagai pagelaran lain seperti World Superbike, Kejurnas Mandalika Racing Series, Shell Eco-marathon, dan National Track Day.
Sirkuit Mandalika pertama kali menggelar Grand Prix Sepeda Motor Indonesia pada Maret 2022 setelah sukses menyelenggarakan Kejuaraan Dunia Superbike pertamanya pada bulan November 2021.
Sirkuit Mandalika dirancang dengan 40 garasi di area paddock dan dibangun secara permanen. Kapasitas Sirkuit Mandalika dialokasikan untuk menampung sebanyak 110 ribu orang.
Arena Indonesia
Selanjutnya ada Arena Indonesia yang berlokasi di kompleks Gelanggang Olahraga Bung Karno di daerah Senayan, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
Pemerintah Klaim Kasus Anak Stunting Selama Jokowi 2 Periode Turun Dratis, Angkanya Kini Cuma 21,5 Persen
-
Warga Ngeluh Lapar saat Sambut Jokowi di Solo, Reaksi Iriana Bikin Haru
-
Kualitas Gibran jadi "Ban Serep" Prabowo Disoal Gegara Banyak Orang Jokowi di Kabinet: Banyak Titipan Kayak Daycare
-
Jokowi Bagikan Kegiatan Pertama usai Tak Lagi Jadi Presiden, Makan Sate Bersama Iriana
-
Pembangunan Infrastruktur Megah: Sudahkah Kesejahteraan Rakyat Terpenuhi?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026