Suara.com - Masih ingat dengan sosok Sabina Altynbekova? Atlet voli asal Kazakhstan ini sempat menjadi pusat perhatian pada tahun 2014 lalu karena penampilannya yang mengesankan saat membela negaranya di berbagai turnamen usia muda. Bahkan, Sabina memiliki banyak penggemar di Indonesia yang mengidolakannya.
Kini, Sabina telah resmi bergabung dengan klub voli Indonesia, Yogya Falcons, yang akan berlaga di ajang Proliga 2025 pada Januari hingga Mei mendatang. Melalui akun Instagram pribadinya, Sabina mengumumkan akan bermain bersama Yogya Falcons dan menyatakan antusiasmenya untuk bertemu dengan rekan tim serta para penggemar voli di Indonesia.
Inilah profil Sabina Altynbekova dan kisah perjalanan kariernya di dunia voli yang patut untuk disimak. Baca selengkapnya di bawah ini!
Profil Sabina Altynbekova
Sabina Altynbekova lahir di Aktobe, Kazakhstan pada 5 November 1996 dan tumbuh dalam keluarga yang dekat dengan dunia olahraga. Ayahnya, Abay Altynbekov, adalah atlet ski profesional, sedangkan ibunya, Nuripa Altynbekova, merupakan atlet lari tingkat nasional.
Atlet dengan tinggi badan 182 cm ini berposisi sebagai outside hitter. Sabina juga memiliki rekor spike setinggi 280 cm dan block hingga 269 cm. Selama kariernya, Sabina pernah memperkuat beberapa klub, seperti GSS Sunbeams, Almaty, dan Wild Cats.
Jejak Karier Sabina Altynbekova
Sabina mulai tertarik dengan voli pada usia 14 tahun dan memulai latihannya di klub Irtysh Kazchrome. Bakatnya yang cepat berkembang membuatnya dipanggil untuk membela Timnas Voli Kazakhstan U-16 pada 2012. Dia juga sempat memperkuat timnas pada beberapa kelompok usia lainnya.
Dalam Asian Junior Volleyball Championship 2014, Sabina yang saat itu berusia 17 tahun menarik perhatian banyak penonton karena penampilannya. Meski waktu bermainnya tidak terlalu banyak, Sabina mendapatkan banyak dukungan dari para penggemar yang hadir. Pada 2015, Sabina direkrut oleh klub voli Jepang, GSS Sunbeams (sekarang dikenal sebagai Tokyo Sunbeams), meskipun performanya bersama tim ini tidak begitu menonjol.
Baca Juga: Rivan Nurmulki Spil Gaji Pevoli Proliga, Ternyata Capai 3 Digit Per Bulan Belum Termasuk Bonus
Tahun 2016, Sabina kembali ke Kazakhstan untuk bergabung dengan klub Almaty, dan pada 2019, dia bermain untuk klub Wild Cats. Namun, pamornya cenderung meredup jika dibandingkan dengan saat ia membela timnas junior Kazakhstan.
Pada 2020, Sabina mengambil jeda dari voli setelah menikah, memilih untuk fokus pada kehidupan pribadi dan perannya sebagai seorang ibu. Meskipun demikian, dia tetap aktif di media sosial, berbagi foto liburan dan momen pribadinya.
Sabina kembali ke lapangan pada 2023 ketika bergabung dengan klub Uni Emirat Arab, Al Wasl, dan berhasil membawa tim tersebut menjuarai Liga Utama Voli UAE. Namun, kontraknya hanya berlangsung satu musim, dan ia kembali tidak aktif di dunia voli kompetitif pada 2024.
Menjelang akhir 2024, Sabina akhirnya memutuskan kembali bermain voli dengan bergabung di klub Indonesia yang baru promosi ke Proliga 2025, yaitu Yogya Falcons. Sabina terpilih sebagai salah satu dari dua pemain asing yang akan memperkuat Yogya Falcons di Proliga mendatang. Meskipun kemampuannya masih perlu diuji di liga Indonesia, kehadirannya diyakini dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap dunia voli di Indonesia. Mari kita nantikan aksi Sabina bersama!
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya