Suara.com - Padel kini jadi primadona di kalangan pecinta olahraga Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bali, dan Bandung.
Dengan lapangan kecil, raket solid tanpa senar, dan dinding kaca yang menambah dinamika permainan, padel memikat banyak kalangan, dari pemula hingga selebritas.
Namun, ada olahraga lain yang mirip dengan padel dan bahkan berpotensi menggeser popularitasnya. Apa saja?
Pickleball: Saudara Dekat Padel
Pickleball sering disebut sebagai olahraga yang paling mirip dengan padel.
Menggabungkan elemen tenis, bulutangkis, dan pingpong, pickleball dimainkan di lapangan berukuran 13,4 x 6,1 meter, jauh lebih kecil dari lapangan tenis.
Raketnya solid, mirip padel, tapi tanpa lubang dan terbuat dari bahan komposit ringan.
Bola pickleball unik, terbuat dari polimer berlubang, memberikan pantulan lambat yang mendukung rally panjang.
Seperti padel, pickleball biasanya dimainkan secara ganda, menekankan kerja sama tim dan strategi.
Baca Juga: Fakta Unik A-Z Padel: Olahraga Hits yang Bikin Penasaran
Bedanya, pickleball tidak menggunakan dinding, melainkan mengandalkan net rendah (86 cm) dan zona “kitchen” di dekat net yang membatasi pukulan voli.
Di Indonesia, Indonesia Pickleball Federation telah berdiri sejak 2020, dan turnamen seperti U.S. Open Pickleball Championships menunjukkan potensi globalnya.
Pickleball lebih mudah dipelajari dan ramah untuk segala usia, menjadikannya pesaing serius padel.
Squash: Pendahulu yang Tetap Relevan
Squash, yang menjadi inspirasi utama padel, juga punya kemiripan.
Dimainkan di lapangan tertutup dengan dinding, squash mengandalkan refleks cepat dan strategi memantulkan bola ke dinding, mirip padel.
Namun, squash lebih intens secara fisik dan biasanya dimainkan secara tunggal, berbeda dengan format ganda padel.
Raket squash lebih kecil dan bersenar, sementara bolanya lebih kecil dan keras.
Di Indonesia, squash memiliki basis penggemar setia, terutama di kalangan eksekutif, dan fasilitasnya tersedia di klub-klub premium.
Meski tak seviral padel, squash tetap jadi alternatif bagi mereka yang mencari olahraga raket yang menantang.
Racquetball: Olahraga Raket dengan Tempo Cepat
Racquetball dimainkan di lapangan tertutup dengan dinding sebagai bagian penting dari permainan.
Dengan aturan yang lebih fleksibel dan raket yang lebih besar dibanding squash, racquetball menjadi pilihan bagi yang ingin mencoba olahraga raket dengan tempo cepat dan dinamis.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Fakta Unik A-Z Padel: Olahraga Hits yang Bikin Penasaran
-
Padel Jadi Gaya Hidup Baru, Turnamen di Jakarta Gabungkan Olahraga dan Self-Care
-
Wajib Tahu! 5 Bintang Padel Putri di Bawah 21 Tahun yang Bikin Lawan Ketar-Ketir
-
Tren Olaharaga Padel Terus Melonjak, Akankah Geser Eksistensi Tenis?
-
Ratusan Orang Padati Rally for Cancer 2025: Olahraga, Edukasi, dan Donasi untuk Pejuang Kanker!
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026