- Arjen Robben serius menekuni padel setelah pensiun dari sepak bola
- Penampilan Robben mendapat apresiasi besar
- Robben berkomitmen mempopulerkan padel di Belanda
Suara.com - Arjen Robben tentu tidak asing bagi penggemar sepak bola.
Mantan winger eksplosif yang pernah membela Chelsea, Real Madrid, hingga Bayern Munchen itu kini menemukan gairah baru setelah pensiun dari lapangan hijau.
Menariknya, Robben kini serius menekuni olahraga padel, bahkan turun langsung di ajang resmi Cupra FIP Bronze di Westerbork, Belanda, akhir pekan lalu.
Robben, yang pernah meraih gelar Liga Champions bersama Bayern Munchen, tampil bersama rekannya, Werner Lootsma.
Keduanya berhasil melangkah ke babak utama usai tampil heroik di kualifikasi.
Mereka menyelamatkan enam match point sebelum akhirnya menumbangkan Ralph Boekema dan Mark Weldmate dengan skor ketat 4-6, 6-3, 7-6.
Weldmate sendiri merupakan mantan pesepakbola profesional, menambah warna tersendiri di laga tersebut.
Meski demikian, langkah Robben terhenti di babak pertama main draw.
Ia dan Lootsma harus mengakui keunggulan Sten Richters dan Thijs Roper, dua pemain yang menempati peringkat 155 dan 144 dunia.
Baca Juga: Duel Abadi Liverpool vs Real Madrid di Liga Champions: Siapa Lebih Unggul?
Skor telak 6-1, 6-0 menutup perjalanan Robben, meski penampilannya tetap mendapat apresiasi dari lawan.
“Dia pemain eks pesepakbola terbaik yang pernah kami lihat di padel,” ujar Richters dikutip dari thepadelpaper
Kehadiran Robben sontak menyedot perhatian ratusan penonton yang memadati tribun.
Sosok legenda Belanda ini memang punya magnet tersendiri, terlebih setelah ia memutuskan menyalurkan energi dan semangat kompetitifnya ke olahraga padel.
Robben sendiri mengaku mengenal padel ketika masih bermain di Jerman.
Sejak itu, ia rutin bermain tiga kali dalam sepekan.
Berita Terkait
-
Duel Abadi Liverpool vs Real Madrid di Liga Champions: Siapa Lebih Unggul?
-
Siapa Pemain dengan Koleksi Gelar Liga Champions Terbanyak?
-
Head to Head Real Madrid vs Manchester City: Persaingan Ketat Raksasa Eropa di Liga Champions
-
Tinggalkan Manchester United ke Chelsea, Alejandro Garnacho Ulang Kisah Veron?
-
Di Balik Drama Transfer Nicolas Jackson: Aksi Nekat dan Pecahnya Rekor Bayern Munich
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field