- Prosedur keamanan ketat diterapkan untuk peliputan upacara pembukaan SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand, Selasa (9/12).
- Jurnalis wajib hadir tujuh jam sebelum acara, yakni pukul 12.00 siang, untuk verifikasi dan pengambilan akses khusus.
- Hanya delapan jurnalis Vietnam yang diizinkan meliput acara utama pembukaan SEA Games 2025 tersebut.
Suara.com - Menjelang upacara pembukaan SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, panitia penyelenggara menerapkan prosedur pengamanan luar biasa ketat.
Menurut laporan salah satu media Vietnam, pihak panitia penyelenggara meminta awak jurnalis untuk datang tujuh jam sebelum acara dimulai.
Media Vietnam, Thanhnien menyebut bahwa aturan tersebut dianggap paling ketat dalam sejarah penyelenggaraan pesta olahraga Asia Tenggara.
Menurut informasi resmi dari panitia, upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Selasa (9/12) pukul 19:00 waktu setempat.
"Seluruh jurnalis yang terdaftar harus sudah hadir di Main Press Center (MPC) mulai pukul 12.00 siang untuk mengikuti proses registrasi, verifikasi identitas, hingga pengambilan gelang akses khusus yang dilengkapi kode nomor," tulis laporan media Vietnam tersebut.
Setelah menerima gelang, para jurnalis wajib mengikuti sesi pengarahan pada pukul 13.00.
Dalam sesi ini, panitia menjelaskan alur kerja, area yang boleh dan tidak boleh diakses, pengaturan pengambilan gambar, hingga tata tertib keamanan.
Tepat pukul 14.30, seluruh jurnalis yang lolos seleksi diberangkatkan menuju Stadion Rajamangala menggunakan bus resmi sesuai daftar yang telah disusun panitia.
Setiba di stadion, para jurnalis harus melewati pemeriksaan keamanan berlapis. Pemeriksaan meliputi pengecekan perlengkapan kerja, identitas, barang bawaan, hingga penempatan posisi duduk sesuai sektor yang telah ditentukan.
Baca Juga: Indra Sjafri Tanggapi Kritik Publik, Fokus Pertandingan Kedua Myanmar
Panitia menegaskan, setiap pelanggaran prosedur dapat berujung pada pencabutan izin liputan.
Menariknya, dari hampir 200 jurnalis Vietnam yang mendaftar untuk meliput gelaran SEA Games 33, hanya delapan orang yang mendapatkan izin khusus untuk meliput upacara pembukaan. Mereka terdiri dari tiga fotografer dan lima penulis.
Selain pengaturan ketat untuk media, panitia juga telah menyiapkan upacara pembukaan dengan lima segmen pertunjukan seni.
Awalnya Thailand berencana menghadirkan konsep serupa upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024 yang berlangsung di ruang terbuka.
Namun karena berbagai faktor teknis dan keamanan, konsep tersebut dibatalkan dan acara dikembalikan ke format tradisional di dalam stadion.
SEA Games 2025 akan berlangsung pada 9–20 Desember dengan total 9.366 atlet dari 11 negara Asia Tenggara, bertanding dalam 50 cabang olahraga dan 574 nomor pertandingan.
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Tanggapi Kritik Publik, Fokus Pertandingan Kedua Myanmar
-
Mengapa Taktik Pe-Pe-Pa ala Indra Sjafri Tak Berjalan di Laga Kontra Filipina? Ini Penyebabnya!
-
SEA Games 2025: Kekalahan dari Filipina Langsung Tempatkan Garuda Muda di Ambang Kegagalan!
-
Tepis Tudingan 'Main Mata', Vietnam Janjikan Perang Habis-habisan Lawan Malaysia
-
Awas Skandal 'Doping Digital' di Cabang Esports SEA Games 2025, Kejadian 2023 Bisa Terulang
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field