- Timnas voli putri Indonesia meraih medali perunggu SEA Games 2025 setelah mengalahkan Filipina 3-1 di Bangkok.
- Kapten Megawati Hangestri memuji kolaborasi solid antara pemain senior dan junior dalam menutupi kekurangan tim.
- Dukungan tim membuat pemain muda mengatasi kegugupan awal dan menunjukkan perkembangan signifikan untuk regenerasi.
Suara.com - Kapten Timnas voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan tim setelah keberhasilan meraih medali perunggu di SEA Games 2025 Thailand.
Ia menilai kolaborasi antara pemain senior dan junior berjalan baik, dengan setiap pemain saling menutup kekurangan satu sama lain di lapangan.
Seperti diketahui, skuat Timnas Voli Putri dihuni tujuh pemain yang usianya di bawah 20 tahun, mulai dari Syelomitha Wongkar hingga Naisya Pratama Putri.
“Good job juga buat adik-adik sama teman-teman, kakak-kakak yang udah bantu, saling bantu, saling bantu nutupin kesalahan kita,” ujar Megawati.
Megawati juga menyoroti penampilan para pemain muda yang dinilainya menunjukkan perkembangan positif.
Meski sempat dilanda rasa gugup pada awal pertandingan, para pemain junior perlahan mampu beradaptasi dengan atmosfer laga berkat dukungan dari pemain yang lebih berpengalaman.
“Iya, mereka bisa. Awal-awal mereka grogi pasti karena mereka juga baru pertama kali main di ajang besar, tapi mereka kita kasih support,” kata Megawati.
Menurutnya, rasa percaya diri para pemain muda tumbuh seiring jalannya pertandingan. Dukungan dari seluruh anggota tim menjadi faktor penting yang membuat mereka berani mengambil peran dan tampil lebih lepas.
Megawati menilai situasi tersebut sebagai modal berharga bagi proses regenerasi tim nasional ke depan.
Baca Juga: Cuma Latihan Sebulan, Megawati Hangestri Syukuri Perolehan Perunggu di SEA Games 2025
Timnas voli putri Indonesia memastikan medali perunggu SEA Games 2025 setelah menundukkan Filipina dengan skor 3-1 pada laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Hua Mak Indoor Stadium, Bangkok.
Hasil tersebut sekaligus menutup kiprah Indonesia di cabang bola voli putri pada ajang SEA Games 2025.
Sebelumnya, langkah Indonesia terhenti di babak semifinal setelah kalah dari tuan rumah Thailand. Pada fase grup, Merah Putih sempat meraih kemenangan atas Malaysia dan Myanmar, sebelum harus mengakui keunggulan Vietnam.
(Antara)
Berita Terkait
-
Cuma Latihan Sebulan, Megawati Hangestri Syukuri Perolehan Perunggu di SEA Games 2025
-
Klasemen Medali SEA Games 2025Hari Ini: Indonesia Kokoh di Posisi Kedua Tinggalkan Vietnam
-
Indonesia Berpotensi Banjir Medali Emas SEA Games 2025 Hari Ini, Berikut Jadwalnya
-
Alwi Farhan Ungkap Kunci Keberhasilan Raih Dua Medali Emas di SEA Games 2025
-
Pencapaian Medali Emas on the Track, Erick Thohir Puas Penampilan Atlet
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara