-
Bonus emas Rp1 miliar adalah suntikan semangat atlet.
-
Indonesia peringkat kedua; perlu fokus jaga konsistensi.
-
CdM pastikan pendampingan intensif bagi seluruh kontingen.
“Sumber-sumber medali emas masih ada di cabang-cabang berikutnya dan harus terus kita jaga sampai SEA Games berakhir,” ujar Oktohari.
Chief de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk SEA Games 2025, Bayu Priawan Djokosoetono, memberikan apresiasi atas pencapaian 52 medali emas.
Menurut Bayu, raihan impresif ini merupakan cerminan dari kematangan dan kualitas atlet Indonesia yang semakin teruji di kancah internasional.
“Ini bukan overoptimistis, tetapi menunjukkan kualitas atlet kita,” kata Bayu.
Tim CdM menegaskan bahwa mereka terus memberikan pendampingan yang intensif kepada atlet dan ofisial selama berlangsungnya pesta olahraga ini.
Dukungan tersebut mencakup kunjungan langsung ke lokasi pertandingan untuk menyemangati, hingga bantuan nonteknis lainnya.
Salah satu sarana pendukung yang dimaksimalkan adalah keberadaan Rumah Indonesia sebagai lokasi pemulihan psikologis dan membangun kebersamaan.
Peran penting dukungan dari pucuk pimpinan negara juga memberikan dampak yang signifikan bagi semangat juang para atlet.
“Dukungan dari Presiden dan Menpora sangat terasa dan menjadi tambahan energi bagi atlet saat bertanding,” ujar Bayu, seraya berharap performa kontingen Indonesia terus meningkat hingga hari terakhir SEA Games Thailand 2025.
Baca Juga: Terima Bonus Rp2 Miliar, Alwi Farhan akan Investasikan untuk Beli Tanah hingga Rumah
Fokus utama tim adalah memastikan seluruh elemen kontingen berada dalam kondisi terbaik untuk memaksimalkan perolehan medali.
Peringkat kedua di klasemen sementara membuktikan bahwa strategi dan persiapan yang telah dilakukan telah berjalan efektif.
Semangat yang disuntikkan oleh negara melalui penghargaan dan fasilitas pendukung menjadi kunci keberhasilan di Thailand.
Targetnya adalah menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan dengan hasil yang maksimal dan membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Semua atlet didorong untuk bertanding dengan optimal dan membawa pulang medali sebanyak-banyaknya untuk Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026