- Evolusi gaya suporter sepak bola Indonesia kini menjadikan jaket kasual sebagai item ekspresi identitas utama pendukung.
- Merek lokal seperti Kamengski dan 3Second bersaing dengan merek internasional populer seperti Eiger dan Puma.
- Pemilihan jaket dipengaruhi gaya (blokecore/streetwear), fungsi bahan (windbreaker/puffer), dan ketersediaan pasar lokal.
Suara.com - Gaya berpakaian suporter sepak bola di Indonesia terus berevolusi.
Tak lagi melulu soal jersey, kini jaket kasual menjadi item wajib bagi para pendukung sepak bola baik saat nonton bareng, datang ke stadion, maupun untuk aktivitas harian.
Sejumlah merek lokal hingga internasional pun menjadi rujukan, tergantung gaya yang ingin ditampilkan.
Untuk suporter yang menyukai sentuhan blokecore dan streetwear bernuansa sepak bola, merek lokal semakin mendapat tempat.
Kamengski dikenal sering merilis produk dengan inspirasi olahraga dan kultur suporter, menghadirkan desain unik yang dekat dengan dunia sepak bola.
Selain itu, Terrel Sportswear dan AUM Apparel juga menawarkan jaket kasual dengan pendekatan sporty yang simpel namun berkarakter
Sementara 3Second, merek lokal yang telah dikenal luas dan pernah tampil di Paris Fashion Week, menyediakan opsi jaket kasual yang mudah dipadukan dengan gaya suporter urban.
Di sisi lain, merek internasional dengan gaya sporty dan outdoor tetap menjadi pilihan aman.
Eiger banyak dipilih karena koleksi jaketnya yang fungsional, mulai dari jaket outdoor hingga bomber kasual.
Baca Juga: 5 Pilihan Jaket Parka Tahan Air dan Angin, Tetap Hangat Saat Hujan
The North Face dan Uniqlo juga populer berkat jaket puffer yang ringan, nyaman, dan cocok dipakai saat menonton di stadion.
Adapun Puma, Adidas, New Balance, dan Converse menjadi favorit klasik berkat tracktop dan bomber yang identik dengan kultur suporter sepak bola.
Bagi pencinta gaya casuals ala Eropa, sejumlah merek legendaris masih dianggap sebagai ikon.
Fred Perry, Lacoste, Fila, Ellesse, serta Lyle & Scott lekat dengan budaya suporter Inggris era 1980-an.
Di kelas premium, Stone Island dan C.P. Company sering dikaitkan dengan kultur casuals berkat kualitas bahan dan desainnya yang khas, meski harganya relatif tinggi.
Selain itu, ada pula merek lintas gaya seperti Deus Ex Machina yang menawarkan jaket bomber kasual dengan sentuhan lifestyle modern.
Berita Terkait
-
Datang ke Stadion Lebih Nyaman dan Stylish: Rekomendasi 5 Brand Sepatu Idel untuk Suporter
-
Rekomendasi Jaket Suporter Timnas Indonesia: Tampil Gaya, Nyaman, dan Identik Merah Putih
-
Tips Buat Suporter Pilih Sepatu Saat Nonton di Stadion Indonesia, Tetap Casual Namun Nyaman
-
PSIM Yogyakarta Kena Denda Komdis PSSI Gara-gara Suporter Tandang di SUGBK
-
5 Pilihan Jaket Parka Tahan Air dan Angin, Tetap Hangat Saat Hujan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Baru Dipasangkan, Rian/Rahmat Masih Cari Pola Permainan di BATC 2026
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia