- Dua atlet Indonesia, Yaqin dan Pratiwi, meraih medali emas SEA Games 2025 Thailand pada nomor tunggal putra dan putri.
- Yaqin mencatat waktu 55 menit 37 detik di Rayong, mengalahkan atlet Filipina yang meraih perak dan perunggu.
- Tambahan dua emas ini membawa kontingen Indonesia menempati peringkat kedua klasemen sementara perolehan medali.
Suara.com - Cabang olahraga triathlon kembali menjadi lumbung prestasi bagi kontingen Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand.
Dua atlet andalan Merah Putih, Yaqin Rashif Amila dan Pratiwi Martina Ayu, tampil gemilang dengan mempersembahkan dua medali emas sekaligus dari nomor tunggal putra dan putri di Rayong, Jumat (19/12).
Yaqin Rashif Amila menjadi yang tercepat di sektor putra setelah mencatatkan total waktu impresif 55 menit 37 detik.
Penampilan Yaqin sangat konsisten di tiga disiplin lomba. Ia membuka keunggulan di sesi renang dengan waktu 9 menit 28 detik, lalu melanjutkannya dengan performa solid di balap sepeda (27 menit 38 detik).
Kemenangan Yaqin dikunci lewat sesi lari yang ia selesaikan dalam waktu 16 menit 29 detik, ditambah efisiensi waktu transisi yang sangat baik.
Ia berhasil mengasapi dua atlet Filipina, Remlino Andrew Kim yang harus puas dengan medali perak (55 menit 53 detik) dan Casares Fernando Jose yang meraih perunggu (56 menit 56 detik).
Kejayaan Indonesia semakin lengkap setelah Pratiwi Martina Ayu turut menyumbangkan emas dari nomor tunggal putri.
Pratiwi finis terdepan dengan total waktu 1 jam 11 detik, mengungguli pesaing terdekatnya, Ellis Kira dari Filipina (1 jam 1 menit 3 detik).
Kunci kemenangan Pratiwi terletak pada kecepatan di sesi balap sepeda (30 menit 25 detik) dan lari (18 menit 5 detik), setelah sebelumnya mencatat waktu renang 10 menit 20 detik.
Baca Juga: Kapten Thailand Bongkar Taktik Jelang Final Voli SEA Games 2025 Lawan Indonesia
Medali perunggu di nomor ini diamankan oleh wakil Singapura, Yu Herlene Natasha Zhihui, yang tertinggal cukup jauh dengan waktu 1 jam 2 menit 41 detik.
Tambahan dua medali emas dari triathlon ini semakin memperkokoh posisi Indonesia di peringkat kedua klasemen sementara perolehan medali SEA Games 2025 dengan total 82 emas.
Peluang kontingen Indonesia untuk menambah pundi-pundi emas masih terbuka lebar mengingat sejumlah cabang olahraga lain masih melangsungkan babak final, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia