- Tim anggar Indonesia gagal meraih medali SEA Games 2025 Thailand setelah semua wakil tersingkir di perempat final.
- Beberapa nomor beregu seperti epee putra dan foil putri dari Indonesia juga terhenti di babak perempat final.
- Hasil ini merupakan kemunduran karena pada SEA Games 2023, Indonesia berhasil memperoleh satu medali perunggu.
Suara.com - Tim anggar Indonesia mengakhiri kiprahnya di SEA Games 2025 Thailand tanpa membawa pulang medali setelah seluruh wakil yang tampil tersingkir pada babak perempat final di Bangkok, Jumat.
Pada nomor epee beregu putra, skuad Merah Putih yang diperkuat Muhammad Rifyal Ramadhan, Arval Raziel Ridwan Sundara, dan Aditya Meinggar Prayoga harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand dengan skor 37-45, sehingga gagal melangkah ke semifinal.
Hasil serupa dialami tim foil beregu putri yang menurunkan Riley Faith Kumalaputra, Putri Yanti, Leoda Lundy Winona, dan Georgia Zuri Adidarma. Mereka terhenti di perempat final setelah kalah dari tim Vietnam.
Peluang terakhir Indonesia untuk menembus empat besar juga sirna di nomor sabre beregu putra. Aldo Pratama Arjjoni, Dita Afriadi, dan Muhammad Irgandi Nurkamil takluk dari wakil Malaysia dengan skor 41-45.
Sebelumnya, sejumlah atlet Indonesia juga gagal melangkah lebih jauh pada nomor perorangan. Di nomor epee tunggal putra, Arval Raziel Ridwan harus menyerah 6-15 dari atlet Singapura, Simon Renjie Lee, pada babak perempat final.
Sementara itu, Reni Anggraini yang tampil di nomor tunggal putri juga terhenti pada fase yang sama setelah kalah 9-15 dari wakil Filipina, Chamaine Frace Andres.
Dengan rangkaian hasil tersebut, cabang olahraga anggar dipastikan menjadi salah satu nomor yang belum mampu menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia di SEA Games 2025.
Capaian ini menjadi kemunduran dibandingkan SEA Games 2023. Pada edisi sebelumnya, tim anggar Indonesia masih mampu membawa pulang satu medali perunggu dari nomor sabre beregu putra, yang saat itu diperkuat Muhammad Irfandi Nurkamil, Ricky Dishullimah, dan Dita Afriadi.
(Antara)
Baca Juga: Miliano Jonathans Nyaris Jadi Rekan Setim Mees Hilgers, Batal Gara-gara Permintaan Aneh
Berita Terkait
-
Miliano Jonathans Nyaris Jadi Rekan Setim Mees Hilgers, Batal Gara-gara Permintaan Aneh
-
Janice Tjen Bersyukur Tutup SEA Games 2025 dengan Emas Setelah Sempat Jatuh Sakit
-
PSSI Setuju, Ini Alasan John Herdman Belum Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Cara Cek PIP 2025 dari HP, Jangan Tunda Pastikan Status Penerima
-
Jika John Herdman Resmi Pelatih Timnas Indonesia, Sistem Kepelatihan Jangan Terpisah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia