-
Timnas Voli Putra Indonesia meraih medali perak SEA Games 2025 usai kalah dari Thailand.
-
Kekalahan dramatis 2-3 dialami Indonesia dalam laga final di Indoor Stadium Huamark.
-
Thailand resmi memutus rekor juara tiga kali beruntun yang sebelumnya dipegang tim Indonesia.
Skor kembali berimbang 12-12 namun Thailand merespons dengan serangan balik yang sangat efektif.
Tuan rumah kembali menjauh dengan selisih tiga angka pada kedudukan 18-15 hingga memasuki poin kritis.
Kebangkitan Indonesia di Set Kedua
Meskipun Rivan Nurmulki sempat memperkecil skor menjadi 18-21, Thailand sukses menutup set pertama dengan skor 25-20.
Memasuki gim kedua, intensitas permainan anak asuh pelatih Indonesia meningkat secara drastis sejak menit awal.
Dominasi total ditunjukkan skuat Garuda dengan memimpin sangat jauh pada kedudukan 10-2 atas tim Gajah Putih.
Keunggulan tersebut semakin melebar menjadi 17-7 berkat variasi serangan yang sulit dibaca oleh blok lawan.
Para pemain Indonesia tampil sangat percaya diri dan terus menekan tanpa memberikan ruang bagi lawan bernapas.
Konsistensi Serangan Skuat Garuda
Baca Juga: Rapor Merah Timnas Indonesia U-22: Indra Sjafri Lebih Buruk dari Gerald Vanenburg
Jasen Natanael Kilanta menjadi motor serangan yang membawa Indonesia memimpin sangat nyaman 22-12.
Pukulan keras dari Rivan Nurmulki kembali menjadi momok bagi pertahanan Thailand hingga skor menyentuh 23-13.
Indonesia akhirnya berhasil mengamankan gim kedua dengan kemenangan telak 25-16 atas sang rival bebuyutan.
Hasil ini membuat kedudukan set besar menjadi imbang 1-1 dan meningkatkan tensi pertandingan di stadion.
Memasuki gim ketiga, Thailand kembali menemukan ritme permainan terbaiknya setelah sempat tertekan di set sebelumnya.
Drama Poin Krusial Hingga Akhir
Pertarungan di set ketiga berlangsung sangat ketat hingga Indonesia harus menyerah tipis dengan skor 23-25.
Pada gim keempat, Indonesia kembali menunjukkan mental baja dengan memimpin perolehan angka sejak awal dimulai.
Ketegangan memuncak saat Thailand berhasil mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi 22-22.
Rivan Nurmulki dan rekan-rekan berhasil menjaga ketenangan dan merebut set keempat dengan kemenangan 25-23.
Keberhasilan di set keempat tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke babak penentuan atau set kelima.
Pada set penentu, Thailand langsung tancap gas dan meninggalkan Indonesia dengan keunggulan cukup jauh 6-3.
Hendra Kurniawan sempat memberikan harapan melalui blok poin yang membuat skor menjadi 4-6 untuk Indonesia.
Meskipun tertinggal 9-12, servis ace dari Rivan sempat membangkitkan asa untuk membalikkan keadaan di poin akhir.
Upaya keras tersebut membawa Indonesia mendekat 11-13, namun smes keras dari Anurak menghentikan perlawanan Garuda.
Thailand menutup gim kelima dengan skor 15-12 sekaligus memastikan raihan medali emas di hadapan publik sendiri.
Berakhirnya Rekor Juara Beruntun
Kekalahan ini membuat Indonesia gagal melanjutkan tradisi medali emas yang sudah diraih dalam tiga edisi terakhir.
Sebelumnya, tim putra Indonesia merupakan penguasa bola voli Asia Tenggara pada tahun 2019, 2021, dan 2023.
Thailand sukses mematahkan rekor tersebut dan kembali berdiri di podium tertinggi olahraga voli SEA Games.
Meski hanya meraih perak, perjuangan maksimal telah ditunjukkan oleh seluruh penggawa timnas voli Indonesia malam ini.
Para pendukung tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi atlet yang telah berjuang hingga set terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia
-
Final IBL 2026: Pelita Jaya Jakarta Waspadai 3 Pemain Asing Bogor Hornbills
-
Janice Tjen/Aldila Sutjiadi Melaju ke Semifinal Nottingham Open 2026
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata
-
Alex Marquez Berpeluang Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Hasil Pemeriksaan Medis
-
Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia