Sport / Arena
Kamis, 01 Januari 2026 | 08:40 WIB
Guard Phoenix Suns, Jalen Green. (Dok. NBA)
Baca 10 detik
  • NBA mendenda Jalen Green, guard Phoenix Suns, $25 ribu karena ucapan tidak pantas saat wawancara televisi.
  • Pelanggaran terjadi di Washington setelah laga Suns kontra Wizards, disiarkan langsung dan terdengar jelas pemirsa.
  • NBA menjatuhkan sanksi berdasarkan pelanggaran kode etik terkait bahasa yang merusak citra kompetisi liga.

Suara.com - National Basketball Association (NBA) menjatuhkan sanksi denda sebesar 25 ribu dolar AS, atau setara sekitar Rp417 juta, kepada guard Phoenix Suns, Jalen Green, menyusul ucapannya yang dinilai tidak pantas saat tayangan televisi berlangsung.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Executive Vice President sekaligus Head of Basketball Operations NBA, James Jones, sebagaimana dikutip dari laman resmi NBA pada Rabu.

Pelanggaran terjadi usai laga Phoenix Suns kontra Washington Wizards di Capital One Arena, Washington, Amerika Serikat.

Saat itu, Green secara tiba-tiba menyela wawancara langsung yang sedang dijalani salah satu rekan setimnya di lapangan dan melontarkan kata-kata bernada kasar yang terdengar jelas oleh pemirsa televisi.

NBA menilai tindakan tersebut melanggar kode etik dan standar perilaku pemain, khususnya terkait penggunaan bahasa dalam siaran langsung.

Pihak liga menegaskan, bahasa yang tidak pantas di ruang publik, terlebih dalam tayangan nasional, tidak dapat dibenarkan karena berpotensi merusak citra kompetisi serta memberi contoh negatif bagi penggemar, termasuk penonton usia muda.

Hingga berita ini diturunkan, Phoenix Suns belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait sanksi yang dijatuhkan. Jalen Green juga belum memberikan tanggapan terbuka mengenai denda tersebut.

Pada musim ini, Green merupakan salah satu pemain yang kerap diandalkan dalam skema permainan Suns dan berkontribusi signifikan di sektor serangan.

Meski demikian, insiden ini menjadi pengingat bahwa profesionalisme atlet tidak hanya dinilai dari performa di lapangan, tetapi juga dari sikap dan perilaku di hadapan publik.

Baca Juga: Danilo Gallinari Umumkan Pensiun, Pemain Italia dengan Koleksi Angka Terbanyak Sepanjang Sejarah

NBA menegaskan akan terus menerapkan aturan disiplin secara konsisten demi menjaga etika, profesionalisme, dan integritas liga.

Load More