- Ganda putra Indonesia, Fajar/Fikri, siap tampil di Malaysia Open 2026 dengan target masuk tiga besar dunia.
- Duet peringkat enam dunia ini akan memulai turnamen BWF Super 1000 pada 7 Januari menghadapi wakil Chinese Taipei.
- Mereka menyadari persaingan terbuka dan perlu mewaspadai angin lapangan serta munculnya banyak pasangan muda baru.
Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, menatap turnamen pembuka musim Malaysia Open 2026 dengan kepercayaan diri tinggi.
Meski baru dipasangkan sekitar enam bulan, duet anyar ini secara impresif telah berhasil menduduki peringkat enam dunia.
Turnamen BWF World Tour Super 1000 yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, ini menjadi panggung pembuktian ambisi mereka untuk menembus jajaran tiga besar dunia.
Perjuangan Fajar/Fikri akan dimulai pada babak 32 besar yang dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu (7/1).
Mereka akan langsung diuji oleh ganda putra asal Chinese Taipei, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen.
Fikri menegaskan bahwa memulai tahun 2026 di posisi enam besar menjadi motivasi tambahan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
"Memulai 2026 di top 6 pastinya menjadi motivasi lebih dan kami pengen bisa masuk ke top 5 dan top 3 juga. Semoga di tahun ini minimal bisa sama bagusnya dengan 6 bulan ke belakang," pungkas Fikri dalam keterangan tertulis PBSI.
Di sisi lain, Fajar Alfian menyadari bahwa peta persaingan ganda putra dunia saat ini sangat terbuka, meskipun ada pasangan yang mendominasi tahun lalu.
Ia menyoroti performa pasangan Korea Selatan yang gemilang, namun tetap optimis bahwa setiap lawan bisa dikalahkan dengan persiapan matang.
Baca Juga: Hasil Undian Malaysia Open 2026: Wakil Indonesia Langsung Hadapi Lawan Tangguh Sejak Babak Awal
"Tahun 2026 ini kembali dari 0-0 meskipun ranking ada di bekas tahun sebelumnya. Di tahun 2025 pasangan Korea, Kim Won Ho/Seo Seung Jae meraih 11 gelar juara tapi itu bukan berarti pasangan lain juga tidak mampu menghadapinya. Siapapun bisa dilawan, bisa dihadapi tergantung pada persiapan dan kesiapannya. Semua bisa terjadi," kata Fajar.
Fikri juga menambahkan perlunya kewaspadaan terhadap munculnya pasangan-pasangan muda baru yang siap memberikan kejutan di musim ini.
"Di tahun 2026 pasti akan ada banyak pasangan baru yang muncul, pasangan-pasangan muda. Seperti di Indonesia ada Raymond/Joaquin. Di negara luar dari Malaysia misalnya juga ada tujuh pasangan, itu juga beberapa pemain muda. Pasti ada gebrakan baru-baru yang harus kami waspadai," tambah Fikri.
Terkait persiapan teknis, Fajar menyoroti kondisi lapangan di Axiata Arena yang dikenal memiliki hembusan angin cukup kencang.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat ini adalah pengalaman pertamanya bermain di Malaysia berpasangan dengan Fikri.
"Ini menjadi perdana pasangan dengan Fikri main di Malaysia. Sudah mencoba lapangan dan kurang lebih sama seperti tahun sebelumnya. Lapangan ada angin karena faktor pendingin ruangan, tipikal main di Asia Tenggara. Sekarang tinggal kami persiapannya dijaga, pikirannya, stamina-nya dan fokusnya yang paling penting. Karena juga ini awal tahun, lawan juga sudah banyak waktu untuk mempersiapkan diri, pasti pengen juga hasil yang maksimal jadi pasti tidak akan mudah," sambung Fajar.
Meski demikian, Fikri memastikan bahwa adaptasi mereka selama latihan berjalan lancar dan siap tempur secara mental.
"Persiapannya sudah lumayan cukup baik, dari latihan di Indonesia sama adaptasi di sini juga sudah lumayan cukup baik. Tinggal mempersiapkan mental dan pikiran saja untuk menghadapi pertandingan. Semoga di tahun ini minimal bisa sama bagusnya dengan 6 bulan ke belakang," ucap Fikri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
Terkini
-
Klasemen Proliga 2026 Putra Usai Surabaya Samator Bikin Jakarta Garuda Tak Berkutik
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Gresik Phonska Sikat Jakarta Electric PLN 3-0 di Proliga 2026, Tiket Final Four Sudah di Tangan!
-
Sirkuit Mandalika Dipastikan Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026
-
Kemala Run 2026: Ajang Lari Bertajuk Charity for Indonesia, Solidaritas dan Kepemimpinan Perempuan
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
Tak Hanya Seru, Ajang Lari Ini Beri Proteksi Ekstra untuk Peserta
-
Anthony Edwards Sabet MVP NBA All-Star 2026, Bawa USA Stars Juara
-
Jadwal Pekan ke-7 IBL 2026: Satria Muda Sambangi Dewa United, Pelita Jaya Jamu Hornbills