- BWF India Open 2026 di New Delhi menuai kritik keras pemain terkait polusi udara berbahaya dan kebersihan arena pertandingan.
- Pemain papan atas mundur dari turnamen, salah satunya Anders Antonsen memilih denda karena kualitas udara ekstrem New Delhi.
- Fasilitas bermasalah meliputi lapangan berdebu, kotoran burung jatuh di area bermain, dan monyet masuk stadion.
Masalah teknis lainnya adalah suhu di dalam stadion yang dianggap terlalu dingin oleh para pemain. Ratchanok Intanon (Thailand) dan Michelle Li (Kanada) mengeluhkan sulitnya melakukan pemanasan optimal karena udara yang membeku.
Para atlet terpaksa menggunakan pakaian berlapis-lapis hingga ke pinggir lapangan untuk menjaga suhu tubuh.
Menanggapi berbagai kritik tersebut, Sekretaris BAI Sanjay Mishra memberikan pembelaan. Ia menilai keluhan para pemain, khususnya dari Denmark, bersifat politis dan tidak mewakili perasaan seluruh peserta.
"Polusi adalah sesuatu yang di luar kendali kami. Kami sudah berupaya maksimal menjaga kebersihan arena dari kotoran burung dan debu," ujar Mishra, dikutip via ESPN.
Ia juga menegaskan bahwa insiden monyet yang masuk ke stadion kemungkinan besar terjadi karena pintu yang tidak sengaja terbuka oleh staf.
Meskipun BAI mengaku telah mencoba mencari alternatif lokasi lain seperti Kochi, Pune, atau Guwahati, alasan operasional dan keterbatasan hotel membuat turnamen tetap dipaksakan digelar di New Delhi meskipun mendapat penolakan keras dari banyak atlet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas