- Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil melaju ke final Thailand Masters 2026 setelah mengalahkan pasangan China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi.
- Kemenangan ini menciptakan All Indonesian Final di ganda putra, di mana Raymond/Joaquin akan menghadapi senior mereka, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
- Raymond/Joaquin menyatakan kesiapannya untuk tampil konsisten dan memberikan permainan terbaik melawan Leo/Bagas demi memperebutkan gelar juara.
Suara.com - Pasangan ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, menunjukkan kesiapan mental yang matang menjelang laga puncak Thailand Masters 2026.
Mereka sukses mengamankan tiket final usai menumbangkan wakil China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, dua gim langsung 21-16, 21-15 pada Sabtu (31/1/2026).
Kemenangan ini menciptakan skenario All Indonesian Final di mana Raymond/Joaquin akan menantang senior mereka, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Menghadapi pasangan yang lebih berpengalaman di final, Raymond/Joaquin mengaku tidak gentar dan siap memberikan perlawanan terbaik.
Nikolaus Joaquin menegaskan bahwa keberhasilan menembus babak final ini sudah sesuai dengan target yang mereka tetapkan sejak awal turnamen.
Fokus utama mereka saat ini adalah menjaga konsistensi permainan agar bisa mengimbangi Leo/Bagas dalam perebutan gelar juara.
"Masuk final pastinya senang, memang ini sesuai target, kami mau mainnya konsisten terus di setiap pertandingan," ujar Joaquin usai laga semifinal.
Ia berharap duel sesama wakil Indonesia ini dapat menjadi tontonan menarik dan menghibur bagi para pecinta bulu tangkis di Tanah Air.
"Dengan kemenangan ini kami berhasil menciptakan all-Indonesian final di ganda putra, semoga kami bisa menunjukkan permainan terbaik untuk masyarakat Indonesia," tambahnya.
Baca Juga: Hasil Thailand Masters 2026: Bungkam Unggulan 4, Ubed ke Semifinal!
Terkait kemenangan di semifinal, Raymond Indra membocorkan kunci sukses mereka dalam meredam permainan cepat pasangan China.
Raymond menyebut bahwa mereka sudah mempelajari karakteristik lawan sehingga bisa mengantisipasi siapa yang bertugas sebagai playmaker dan siapa eksekutor smes.
"Tadi saat bermain kami sudah antisipasi serangan lawan, karena sudah tau yang mana yang playmaker dan yang mana yang smasher," jelas Raymond.
Strategi menekan sejak awal dan tidak mau kalah cepat menjadi faktor penentu poin demi poin yang mereka raih.
"Kami antisipasi untuk tidak mau kalah cepat jadi kami dapat serangan duluan, kami lebih banyak menekan untuk mendapatkan poin," lanjutnya.
Joaquin menambahkan bahwa adaptasi terhadap kondisi angin di lapangan juga berjalan mulus, sehingga mereka berani membuang bola ke belakang untuk memancing serangan balik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032