- Pasangan ganda campuran Gloria/Terry melaju ke 16 besar German Open usai mengalahkan wakil Swiss di Mülheim an der Ruhr.
- Meskipun waktu latihan singkat, Gloria menekankan mereka memaksimalkan pemahaman pola permainan dan fokus perbaikan nonteknis.
- Terry menilai performa sesuai strategi, menggarisbawahi kontribusi Gloria di net untuk menjaga keseimbangan dan kelengkapan tim.
Suara.com - Ganda campuran kolaborasi Indonesia/Singapura, Gloria Emanuelle Widjaja/Hee Yong Kai Terry, berupaya mengoptimalkan kekompakan di lapangan meskipun waktu persiapan bersama terbilang singkat pada ajang BWF World Tour Super 300 German Open.
Pasangan Gloria/Terry melangkah ke babak 16 besar setelah menundukkan wakil Swiss, Yann Orteu/Caroline Racloz, dengan skor 21-8, 21-16 pada babak 32 besar yang digelar di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr, Jerman, Rabu waktu setempat.
“Walaupun waktu latihan bersama tidak terlalu banyak, kami berusaha memaksimalkannya saat pertandingan. Pola permainan masing-masing sudah cukup dipahami, kami tahu harus bergerak ke mana dan melakukan apa,” ujar Gloria.
Gloria menjelaskan bahwa secara teknis mereka tidak menemui banyak hambatan sepanjang pertandingan. Ia menilai aspek nonteknis, terutama komunikasi serta penguatan mental, menjadi bagian yang terus dibenahi.
Sementara itu, Terry menilai mereka mampu memegang kendali permainan sejak awal laga dan menjaga performa tetap sesuai strategi yang telah disiapkan.
“Hari ini saya merasa bermain dalam kondisi yang cukup baik. Secara keseluruhan performa masih sesuai dengan yang diharapkan dan kami bisa mengontrol pertandingan sejak awal,” ujar Terry.
Ia juga menyoroti kontribusi Gloria di area depan net yang dinilai krusial dalam menjaga keseimbangan permainan.
“Bermain dengan Gloria saya rasa cukup pas. Dia memang sangat bagus dalam permainan depan, sehingga bisa banyak membantu dan meng-cover permainan saya. Jadi tugas saya tinggal bekerja keras di lapangan untuk saling melengkapi satu sama lain,” katanya.
Usai kemenangan tersebut, keduanya langsung mengalihkan perhatian pada pemulihan fisik dan persiapan menghadapi laga selanjutnya. Di babak berikutnya, mereka dijadwalkan bertemu pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.
Baca Juga: Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026
“Kami akan langsung fokus untuk recovery dan persiapan menghadapi pertandingan besok, karena lawan yang akan dihadapi cukup berat. Kami akan beristirahat dengan baik dan menonton video pertandingan lawan untuk persiapan,” ujar Terry.
Berita Terkait
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026
-
Tiwi/Fadia Siap Bongkar Strategi Ganda Taiwan di Babak 16 Besar German Open 2026
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jafar/Felisha Lolos ke Semifinal China Open 2025, Asa Terakhir Indonesia di Ganda Campuran
-
Hasil China Open 2025: Rehan/Gloria Belum Siap ke Top 5 Dunia
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya
-
Permudah Atlet Asing, Imigrasi Bentuk Tim Khusus Sektor Olahraga
-
Perbasi Gandeng Imigrasi Awasi Pemain Asing di IBL