- Ganda putri Indonesia, Ana/Meilysa, akan hadapi wakil China di 16 besar Swiss Open tanpa beban.
- Ana/Meilysa lolos babak kedua setelah mengalahkan pasangan Jepang dengan skor 21-16, 21-10 di Basel.
- Keduanya berencana memaksimalkan waktu istirahat dan diskusi strategi untuk persiapan menghadapi lawan berikutnya.
Suara.com - Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, mengaku akan tampil tanpa beban saat menghadapi pasangan China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, pada babak 16 besar Swiss Open 2026.
Ana/Meilysa melaju ke babak kedua setelah menyingkirkan pasangan Jepang Hinata Suzuki/Nao Yamakita dengan skor 21-16, 21-10 pada pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Rabu pagi WIB.
"Lawan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian di 16 besar kami mau main tanpa beban. Untuk strategi, besok baru akan dibahas bersama kak Karel," kata Meilysa dalam keterangan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia pada Rabu.
Sementara itu, Ana mengatakan dirinya bersama Meilysa akan memanfaatkan waktu istirahat untuk memulihkan kondisi sebelum kembali bertanding.
"Besok ada rest satu hari pastinya dipakai untuk recovery yang maksimal lalu ada latihan juga. Kami akan mempersiapkan yang terbaik," kata Ana.
Pada pertandingan babak pertama, Ana menilai strategi yang mereka terapkan berjalan cukup baik. Mereka mampu meredam permainan pasangan Jepang yang banyak mengandalkan drop shot.
"Setelah poin sebelas pertama, kami berubah pola permainan dan kami bisa lebih siap," ujar Ana.
Pertandingan melawan Jia/Zhang pada babak 16 besar akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan. Ana/Meilysa berharap dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen Swiss Open tahun ini.
(Antara)
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
Swiss Open 2026: Rachel/Febi Tumbang dari Pasangan China, Bingung Tak Ada Angin di Lapangan
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field