- Pasangan ganda putri Indonesia Rachel/Febi tersingkir di babak pertama Swiss Open 2026 setelah kalah dari pasangan Tiongkok.
- Rachel dan Febi menyatakan kesulitan beradaptasi dengan kondisi lapangan yang minim angin di Basel, Swiss.
- Kekalahan terjadi akibat banyaknya kesalahan sendiri dan tidak mampu mengatasi permainan agresif lawan di gim kedua.
Suara.com - Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mengaku kesulitan beradaptasi dengan kondisi lapangan sehingga harus tersingkir pada babak pertama Swiss Open 2026 di St. Jakobshalle, Basel, Selasa waktu setempat.
Rachel/Febi harus mengakui keunggulan pasangan China Bao Li Jing/Luo Xu Mi dengan skor 9-21, 19-21.
Rachel menilai lawan tampil lebih baik sepanjang pertandingan, sementara dirinya bersama Febi justru kerap melakukan kesalahan sendiri yang membuat banyak peluang poin terbuang.
“Kami tidak oke mainnya. Jadi banyak kesempatan yang harusnya poin malah jadi lepas,” kata Rachel dalam keterangan resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia setelah pertandingan.
Ia juga mengakui kesulitan menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan yang berbeda dari biasanya.
“Agak berbeda karena tidak ada angin di sini,” ujarnya.
Meski harus tersingkir lebih awal, Rachel menegaskan mereka akan segera melakukan evaluasi untuk menghadapi turnamen berikutnya.
“Pastinya kami tidak senang, kami akan berusaha lebih baik pekan depan di Orleans Masters,” kata Rachel.
Sementara itu, Febi menilai pasangan China tampil lebih agresif setelah interval gim kedua sehingga membuat mereka kesulitan mempertahankan keunggulan.
Baca Juga: Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
“Kami tidak dapat mempertahankan keunggulan di gim kedua karena lawan setelah interval bermain lebih menyerang dan pertahanan kami tidak terlalu siap. Sangat disayangkan,” kata Febi.
(Antara)
Berita Terkait
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Rachel/Febi Akui Belajar Banyak dari Ganda China
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field