- Menteri Pemuda dan Olahraga mengecam keras dugaan pelecehan seksual atlet panjat tebing dan kickboxing di Jakarta, Rabu.
- Pemerintah mendorong kasus pelecehan tersebut diproses melalui jalur hukum demi kepastian dan keadilan bagi atlet.
- Federasi olahraga didorong memperkuat sistem perlindungan atlet, termasuk program safeguarding, untuk mencegah kekerasan.
Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengecam keras dugaan kasus pelecehan seksual yang menimpa atlet dari cabang olahraga panjat tebing dan kickboxing. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai perbuatan keji yang tidak seharusnya terjadi dalam dunia olahraga.
"Atlet itu sudah berkorban, tidak hanya sekolah, latihan, meninggalkan orang tua, tapi kok dizalimi dan ini sebuah hal-hal yang jahanam," kata Erick Thohir kepada awak media saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-74 Komite Olimpiade Indonesia di Jakarta, Rabu.
Erick menjelaskan bahwa sejak menerima laporan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia, pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Meski begitu, federasi tersebut secara internal telah menjatuhkan sanksi kepada pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Pemerintah, kata Erick, mendorong agar dugaan pelecehan seksual baik di cabang panjat tebing maupun kasus terbaru di cabang kickboxing diproses melalui jalur hukum. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan kepastian serta keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
Selain itu, Erick menekankan perlunya upaya bersama dari seluruh federasi olahraga untuk memperkuat sistem perlindungan terhadap atlet. Salah satu langkah yang didorong adalah penerapan program safeguarding yang telah dijalankan oleh Komite Olimpiade Indonesia.
"Kami sebagai pemerintah tentu mendukung segala bentuk upaya perlindungan terhadap atlet yang memang harus dilakukan," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keberanian para atlet yang berani melaporkan dugaan pelecehan seksual maupun kekerasan fisik yang mereka alami. Menurut Erick, langkah tersebut merupakan bagian penting dari proses evaluasi dan perbaikan dalam sistem pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga.
"Artinya pembenahan sistem pelatnas dan juga proses latihan di masing-masing cabang olahraga harus benar-benar bersih dari tindakan pelecehan seksual maupun kekerasan," katanya.
Erick menilai kasus-kasus semacam ini kemungkinan telah terjadi sejak lama, tetapi sering kali ditutup-tutupi demi menjaga citra federasi olahraga. Karena itu, ia mengapresiasi sikap Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia Yenny Wahid yang terbuka menyampaikan dan melaporkan persoalan tersebut.
Baca Juga: Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
"Karena itu kita, (Kemenpora maupun seluruh federasi olahraga), harus benar-benar memastikan bahwa sistem pembinaan atlet berjalan secara clean and clear (bersih dari praktik pelecehan seksual maupun kekerasan fisik)," katanya.
(Antara)
Berita Terkait
-
Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
-
Menpora Tegas soal Kasus Atlet, PERBASI Minta Pelaku Dihukum Setimpal
-
Skandal Kickboxing Jatim: Atlet Putri Bongkar Dugaan Pelecehan, Menpora Erick Thohir Murka
-
PSSI Buka Evaluasi Wasit Liga Indonesia, Erick Thohir Tekankan Transparansi
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO Masuki Babak Delapan Besar, Persaingan Kian Ketat
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026