- Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, akan berlaga di FIM Moto3 Junior World Championship 2026 mulai 24 Mei.
- Kiandra akan mewakili tim Honda Asia-Dream Racing Junior sebagai satu-satunya wakil Indonesia di ajang tersebut.
- Kompetisi ini merupakan jalur menuju Moto3 World Championship, didukung prestasi Kiandra di musim sebelumnya.
Suara.com - Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, dipastikan ambil bagian dalam ajang FIM Moto3 Junior World Championship 2026 yang akan mulai bergulir pada 24 Mei 2026.
Mengacu pada laman resmi FIM, nama Kiandra tercantum dalam daftar sementara pembalap tetap untuk musim ini. Ia akan membela tim Honda Asia-Dream Racing Junior dan bersaing dengan 29 pembalap dari berbagai negara.
Kiandra menjadi satu-satunya wakil Indonesia di kompetisi tersebut. Dari kawasan Asia, hanya ada lima pembalap yang ambil bagian, yakni Yaroslav Karpushin (Kirgizstan), Seiryu Ikegami (Jepang), Ryota Ogiwara (Jepang), Kiattisak Singhapong (Thailand), serta Kiandra sendiri.
Ajang ini dikenal sebagai salah satu jalur penting menuju kelas Moto3 World Championship, yang merupakan bagian dari ekosistem MotoGP. Karena itu, keikutsertaan Kiandra menjadi langkah besar untuk mengikuti jejak Veda Ega Pratama yang sudah tampil di Moto3 mulai musim 2026.
Pembalap asal Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut memang dikenal sebagai salah satu talenta muda potensial. Sepanjang 2025, ia mencatatkan prestasi impresif dengan finis di posisi kelima klasemen akhir European Talent Cup 2025, termasuk meraih dua kemenangan seri meski berstatus debutan.
Pada tahun yang sama, Kiandra juga tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 dan menutup musim di peringkat kedelapan klasemen akhir, serta sempat meraih satu podium sebagai runner-up.
Jadwal FIM Moto3 Junior World Championship 2026:
- 24 Mei: Sirkuit Barcelona-Catalunya
- 14 Juni: Sirkuit Estoril
- 5 Juli: Sirkuit Jerez
- 26 Juli: Sirkuit Nevers Magny-Cours
- 6 September: Sirkuit Ricardo Tormo
- 27 September: Sirkuit Aragon
- 18 Oktober: Sirkuit Misano
Dengan pengalaman dan pencapaian yang sudah dimiliki, Kiandra diharapkan mampu bersaing dan membuka peluang lebih besar untuk naik ke level balap yang lebih tinggi.
(Antara)
Baca Juga: Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
Berita Terkait
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Cetak Sejarah di Moto3, Veda Ega Pratama Dapat 'Saweran' Mobil dari Keluarga Haji Isam
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil
-
Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya