- PB ORADO beraudiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung guna memperkuat dukungan penyelenggaraan Kejurnas Domino 2026 mendatang.
- Kejurnas Domino dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 26 April 2026 bertempat di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
- Kegiatan ini bertujuan membangun profesionalisme dan memperluas dukungan lintas sektor bagi pengembangan olahraga domino di Indonesia.
Suara.com - Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai bagian dari penguatan dukungan menjelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Turnamen Domino 2026.
Audiensi ini menjadi langkah strategis PB ORADO dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan Kejurnas yang akan berlangsung pada 24–26 April 2026 di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah, menegaskan bahwa komunikasi dengan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga domino yang lebih profesional dan berkelanjutan.
“Silaturahmi ini bukan sekadar audiensi formal, tetapi bagian dari upaya kami memperkuat dukungan lintas sektor agar turnamen domino tingkat nasional ini berjalan optimal dan memberi dampak luas bagi pembinaan atlet,” kata Giri, Rabu, 8 April 2026.
Ia menjelaskan, Kejurnas Turnamen Domino tersebut merupakan puncak dari rangkaian kompetisi berjenjang mulai dari Kejuaraan Kabupaten/Kota (Kejurcab) hingga Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang telah digelar di berbagai daerah.
Menurutnya, PB ORADO terus mendorong transformasi domino sebagai olahraga strategi dan kecerdasan yang mampu menyatukan berbagai generasi dalam satu ruang kompetisi yang sehat dan profesional.
Sementara itu, Ketua Bidang Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi atau biasa disapa Jhon LBF, menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah daerah, termasuk DKI Jakarta, memiliki peran penting dalam memperluas eksposur dan legitimasi Turnamen Domino di tingkat nasional.
“Kami ingin memastikan bahwa Turnamen Domino ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan domino sebagai olahraga prestasi yang memiliki sistem pembinaan yang jelas,” ucap Henry.
Ia juga menekankan bahwa PB ORADO membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem olahraga domino, baik dari sisi pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, hingga penguatan citra di masyarakat.
Baca Juga: DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut
Dengan semakin luasnya dukungan yang terbangun, PB ORADO optimistis Kejurnas Turnamen Domino Nasional 2026 dapat berlangsung sukses sekaligus menjadi tonggak penting dalam perjalanan domino sebagai cabang olahraga nasional yang kompetitif dan berdaya saing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026