Sport / Arena
Minggu, 12 April 2026 | 20:25 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap perjalanan panjangnya mengabdi di dunia pencak silat selama 34 tahun. [Dok Instagram @prabowo]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dedikasi selama 34 tahun dalam kepengurusan Ikatan Pencak Silat Indonesia pada Munas ke-16 di Jakarta.
  • Prabowo secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PB IPSI karena ingin fokus menjalankan tugas negara sebagai Presiden.
  • Meskipun mundur dari kepengurusan, beliau tetap berkomitmen mendukung pengembangan pencak silat nasional serta pelestarian nilai budaya bagi generasi penerus.

Hal itu dipengaruhi oleh keluarga, termasuk kakeknya yang terkait dengan perguruan Setia Hati di Madiun sebelum kemerdekaan.

“Bagi saya, pencak silat adalah suatu panggilan sebagai anak bangsa,” tuturnya.

Meski tidak lagi menjabat, Prabowo memastikan komitmennya tidak akan berubah.

Prabowo menegaskan seorang pendekar akan tetap mengabdi sepanjang hidupnya.

“Dengan jabatan atau pun tidak, seorang pendekar adalah sampai napas dia terakhir, dia pendekar,” tegasnya.

Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf karena belum berhasil membawa pencak silat masuk Olimpiade.

Namun, ia optimistis target tersebut bisa terwujud di masa depan.

“Saya yakin pengganti saya nanti akan berhasil membawa ke Olimpiade,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Prabowo mengingatkan pentingnya menjaga kemurnian nilai pencak silat.

Baca Juga: Jagatara komitmen Dukung Program Prabowo, Jenderal Agus Andrianto: Jangan Terprovokasi Isu Tak Jelas

Presiden Prabowo menilai, kekuatan utama pencak silat bukan hanya prestasi global, tetapi juga nilai budaya yang harus tetap dijaga.

Load More