Sport / Balap
Senin, 27 April 2026 | 11:30 WIB
Pecco Bagnaia (Instagram/Pecco63)
Baca 10 detik
  • Francesco Bagnaia mundur dari MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez karena mengalami kendala teknis pada sistem pengereman motornya.
  • Masalah pengereman yang dirasakan Bagnaia sejak awal balapan semakin memburuk hingga ia memutuskan masuk ke pit saat lap ke-13.
  • Alex Marquez menjuarai balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez dan seri berikutnya akan digelar di Prancis pada Mei mendatang.

Suara.com - Pembalap Ducati Lenovo, Francesco 'Pecco' Bagnaia, mengungkapkan kendala pada sistem pengereman yang membuatnya tidak dapat melanjutkan balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu malam WIB.

Pecco memilih kembali ke pit setelah balapan memasuki lap ke-13 karena merasa kehilangan kendali saat melakukan pengereman.

"Aku harus kembali ke pit karena motorku tidak bisa berhenti dengan benar. Saya percaya isu ini tidak akan terjadi lagi terus maju," kata Pecco dalam laman Ducati Lenovo pada Senin.

"Besok kami akan berusaha lebih dekat dengan langkah Alex (Marquez) dan mengevaluasi solusi yang tersedia bagi kami," imbuh pembalap asal Italia tersebut.

Sejak awal lomba, Pecco sebenarnya sudah merasakan adanya masalah teknis pada motornya. Meski sempat mencoba bertahan, kondisi tersebut justru semakin memburuk seiring berjalannya balapan hingga akhirnya ia memutuskan untuk mundur.

"Saya mencoba untuk mengikuti garis Enea (Bastianini) dan Ogura, yang berada di depan saya, dan langkah kami sama. Sayangnya, saya memiliki masalah dengan detail motor dari awal, dan itu memburuk di setiap lap demi lap," ujar Pecco.

Balapan MotoGP Spanyol kali ini dimenangi oleh pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, yang tampil dominan sekaligus melanjutkan tren positifnya di Sirkuit Jerez dengan dua kemenangan beruntun dalam dua musim terakhir.

Seri berikutnya akan digelar di Prancis, tepatnya di Sirkuit Le Mans, pada 8 hingga 10 Mei mendatang.

(Antara)

Baca Juga: Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak, Ducati Sudah Cari Pengganti?

Load More