- Francesco Bagnaia mundur dari MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez karena mengalami kendala teknis pada sistem pengereman motornya.
- Masalah pengereman yang dirasakan Bagnaia sejak awal balapan semakin memburuk hingga ia memutuskan masuk ke pit saat lap ke-13.
- Alex Marquez menjuarai balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez dan seri berikutnya akan digelar di Prancis pada Mei mendatang.
Suara.com - Pembalap Ducati Lenovo, Francesco 'Pecco' Bagnaia, mengungkapkan kendala pada sistem pengereman yang membuatnya tidak dapat melanjutkan balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu malam WIB.
Pecco memilih kembali ke pit setelah balapan memasuki lap ke-13 karena merasa kehilangan kendali saat melakukan pengereman.
"Aku harus kembali ke pit karena motorku tidak bisa berhenti dengan benar. Saya percaya isu ini tidak akan terjadi lagi terus maju," kata Pecco dalam laman Ducati Lenovo pada Senin.
"Besok kami akan berusaha lebih dekat dengan langkah Alex (Marquez) dan mengevaluasi solusi yang tersedia bagi kami," imbuh pembalap asal Italia tersebut.
Sejak awal lomba, Pecco sebenarnya sudah merasakan adanya masalah teknis pada motornya. Meski sempat mencoba bertahan, kondisi tersebut justru semakin memburuk seiring berjalannya balapan hingga akhirnya ia memutuskan untuk mundur.
"Saya mencoba untuk mengikuti garis Enea (Bastianini) dan Ogura, yang berada di depan saya, dan langkah kami sama. Sayangnya, saya memiliki masalah dengan detail motor dari awal, dan itu memburuk di setiap lap demi lap," ujar Pecco.
Balapan MotoGP Spanyol kali ini dimenangi oleh pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, yang tampil dominan sekaligus melanjutkan tren positifnya di Sirkuit Jerez dengan dua kemenangan beruntun dalam dua musim terakhir.
Seri berikutnya akan digelar di Prancis, tepatnya di Sirkuit Le Mans, pada 8 hingga 10 Mei mendatang.
(Antara)
Baca Juga: Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak, Ducati Sudah Cari Pengganti?
Berita Terkait
-
Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak, Ducati Sudah Cari Pengganti?
-
Diisukan Pindah ke KTM, Alex Marquez Masih Fokus Kembangkan Motor Ducati
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak
-
Play-off IBL 2026 Masih Diwarnai Polemik Wasit, Ilham Patria Angkat Bicara
-
Aryna Sabalenka Masuk Daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia Olahraga Versi TIME
-
Ketenangan di Poin-poin Akhir Antar Rehan/Gloria ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Alwi Farhan Bongkar Kunci Kalahkan Minoru Koga, Melaju ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Tumbangkan Wakil Hong Kong, Ubed Bongkar Kunci ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Rahasia Bogor Hornbills Tekuk Satria Muda 93-82: Serangan Agresif dan Mentalitas 120 Persen
-
Persiapan Indonesia Jelang Asian Games 2026 Diselimuti Ketidakpastian, Dana Pelatnas Kena Efisiensi
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
Herbalife Run 2026 Siap Digelar, 6.000 Pelari Dibidik untuk Meriahkan