Sport / Balap
Rabu, 06 Mei 2026 | 12:35 WIB
Marc Marquez alami awal musim berat di MotoGP 2026. Tanpa podium dan tertinggal 44 poin, peluang mempertahankan gelar mulai terancam. [Dok. IG Marc Marquez]
Baca 10 detik
  • Marc Marquez gagal finis di Grand Prix Spanyol sehingga tertinggal 44 poin dari Marco Bezzecchi di klasemen sementara.
  • Performa Marquez terhambat masalah teknis motor GP26 serta kendala fisik pasca cedera yang memengaruhi kepercayaan dirinya saat balapan.
  • Tiga seri balapan di bulan Mei menjadi penentu bagi Marquez untuk membuktikan konsistensi dalam mempertahankan gelar juara dunianya.

Fase Penentuan di Bulan Mei

Rangkaian balapan pada Mei akan menjadi fase krusial. Tiga seri beruntun di Le Mans, Barcelona, dan Mugello akan menguji konsistensi dan ketahanan fisiknya.

Di sisi lain, Bezzecchi tampil sangat konsisten. Ia memenangi tiga seri awal dan finis kedua di Jerez. Kekuatan di balapan utama menjadi kunci keunggulannya, meski kurang dominan di sprint race.

Situasi ini berbanding terbalik dengan Marquez, yang justru lebih kompetitif di sprint race, tetapi kesulitan menjaga performa di balapan utama.

Kemenangan Alex Marquez di Jerez menunjukkan bahwa motor GP26 sebenarnya kompetitif. Namun, faktor karakter sirkuit dan gaya balap membuat hasilnya belum konsisten.

Data dari Jerez juga menunjukkan Ducati kuat di hampir semua sektor, meski masih tertinggal di beberapa bagian yang menjadi keunggulan Aprilia.

Dengan selisih poin yang sudah terbuka, Marquez dituntut segera bangkit. Kalender balapan memang masih panjang, tetapi tren saat ini menunjukkan jalan mempertahankan gelar tidak akan mudah.

[Antara]

Baca Juga: Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama

Load More