Sport / Arena
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:45 WIB
Lokal IBL Diminta Manfaatkan Offseason, Kejar Kesenjangan Jam Terbang dengan Pemain Asing. [Dok. Suara. Com/Arief Apriadi]
Baca 10 detik
  • Pelatih Efri Meldi meminta pemain lokal yang gagal ke playoff IBL 2026 agar terus berlatih selama masa offseason.
  • Pemain lokal harus meningkatkan kualitas fisik dan teknik secara mandiri untuk bersaing dengan dominasi para pemain asing.
  • Kegagalan Rajawali Medan, Pacific Caesar, dan Satya Wacana menembus playoff menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki performa musim depan.

Suara.com - Pelatih Rajawali Medan, Efri Meldi, mengingatkan pemain lokal di liga basket nasional yang gagal menembus playoff Indonesian Basketball League musim 2026 agar tidak menjadikan masa libur kompetisi sebagai waktu bersantai.

Ia menegaskan, periode offseason harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas individu agar mampu bersaing dengan dominasi pemain asing.

Offseason untuk Kerja Keras

Efri Meldi menegaskan offseason bukan masa libur bagi pemain lokal IBL. Waktu ini harus dimanfaatkan untuk mengejar ketertinggalan dari pemain asing. [Dok. ANTARA]

Menurut Efri, mentalitas yang menganggap jeda kompetisi sebagai masa liburan menjadi salah satu hambatan perkembangan basket Indonesia.

Saat ini, persaingan di Indonesian Basketball League banyak dipengaruhi oleh kehadiran pemain asing dengan pengalaman dan kualitas teknis yang tinggi.

“Saya berpesan kepada pemain lokal di semua tim IBL, pesaing kalian itu pemain asing. Jadi tidak ada offseason, khususnya bagi pemain yang timnya tidak lolos playoff,” ujar Efri saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Ia menilai peningkatan teknik, fisik, dan mental harus dilakukan secara mandiri tanpa menunggu instruksi klub.

Evaluasi Kegagalan Menuju Musim Berikutnya

Kegagalan Rajawali Medan, Pacific Caesar Surabaya, dan Satya Wacana Salatiga menembus playoff harus menjadi bahan evaluasi.

Baca Juga: Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim

Pemain yang timnya tidak lolos fase gugur memiliki waktu lebih panjang untuk memperbaiki kekurangan selama musim reguler.

Efri berharap anak asuhnya tidak larut dalam kekecewaan. Ia menegaskan, kekalahan adalah bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas individu dan tim.

“Saya pernah bilang, rata-rata pemain saya punya pengalaman dua hingga tiga musim, sehingga ada gap dengan pemain asing,” ujarnya.

Menurutnya, jam terbang tinggi pemain asing menjadi tantangan nyata bagi pemain lokal di kompetisi domestik.

Catatan Musim 2026 Rajawali Medan

Perjalanan Rajawali Medan di musim 2026 terhenti dengan selisih satu kemenangan dari zona playoff. Mereka harus merelakan posisi kedelapan kepada RANS Simba Bogor pada akhir musim reguler.

Load More