- Klub basket Pelita Jaya berpeluang tampil di East Asia Super League untuk meningkatkan jam terbang para pemainnya.
- General Manager EASL, Adam Zecha, mengunjungi markas Pelita Jaya di Jakarta pada hari Kamis untuk melakukan verifikasi teknis.
- Partisipasi dalam kompetisi tingkat Asia ini bertujuan untuk mengukur kualitas sekaligus meningkatkan daya saing klub basket Indonesia.
“Pemain kami butuh pertandingan yang lebih banyak, jadi akan bagus bila bisa ikut untuk menambah jam terbang,” tambahnya.
Antusiasme serupa juga disampaikan pebasket Pelita Jaya, Agassi Goantara.
Menurut Agassi, peluang tampil di kompetisi internasional seperti EASL menjadi kesempatan emas bagi pemain Indonesia.
“Buat kami bagus banget secara pengalaman dan level, yang notabene mereka semua bisa dibilang levelnya di atas kami,” ujar Agassi.
“Jadi untuk bisa ikut EASL, itu buat kami suatu pencapaian lebih,” lanjutnya.
EASL Disebut Liga Champions Basket Asia
Sebagai informasi, EASL kerap dijuluki sebagai Liga Champions-nya basket Asia.
Kompetisi ini telah berjalan selama tiga musim sejak 2023/2024 dan mempertemukan klub-klub papan atas dari Jepang, Korea Selatan, China, Mongolia, Hong Kong, Makau, Taiwan, hingga Filipina.
Untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing kompetisi, pihak EASL kini mulai melirik klub-klub potensial dari Asia Tenggara.
Baca Juga: Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
Indonesia dan Filipina menjadi target utama karena memiliki basis penggemar basket yang besar.
Fakta bahwa Pelita Jaya menjadi salah satu klub Indonesia yang dijajaki menunjukkan reputasi mereka mulai diakui di level regional Asia, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Klasemen IBL Pekan ke-12: Pelita Jaya Makin Kokoh di Puncak
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
IBL 2026: DJ Cooper Ungkap Cara Dewa United Beri Kekalahan Perdana untuk Pelita Jaya
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
PBVSI Panggil Rama Fazza dan Alfin Daniel ke Timnas Voli Putra Indonesia
-
Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Maroko Open 2026
-
Jonatan Christie Berhasil Melaju ke Perempat Final Malaysia Masters 2026
-
WBA Tolak Rico Verhoeven Jadi Juara Dunia Andai Kalahkan Usyk
-
Turnamen Golf Paramount Gading Serpong jadi Sorotan, Hadiah Rumah hingga Mobil
-
Leo Rolly/Daniel Diproyeksikan untuk Tampil di Olimpiade 2028
-
Pelatih Ganda Putra Indonesia Pasang Target Juara di Indonesia Open 2026
-
Thalita Ramadhan Akui Fisik Jadi Sebab Kekalahan atas Wakil India di Malaysia Masters 2026