Sport / Arena
Kamis, 21 Mei 2026 | 16:21 WIB
Pelita Jaya Basketball Jakarta. (Instagram/@pelitajayabasketball)
Baca 10 detik
  • Klub basket Pelita Jaya berpeluang tampil di East Asia Super League untuk meningkatkan jam terbang para pemainnya.
  • General Manager EASL, Adam Zecha, mengunjungi markas Pelita Jaya di Jakarta pada hari Kamis untuk melakukan verifikasi teknis.
  • Partisipasi dalam kompetisi tingkat Asia ini bertujuan untuk mengukur kualitas sekaligus meningkatkan daya saing klub basket Indonesia.

“Pemain kami butuh pertandingan yang lebih banyak, jadi akan bagus bila bisa ikut untuk menambah jam terbang,” tambahnya.

Antusiasme serupa juga disampaikan pebasket Pelita Jaya, Agassi Goantara.

Menurut Agassi, peluang tampil di kompetisi internasional seperti EASL menjadi kesempatan emas bagi pemain Indonesia.

“Buat kami bagus banget secara pengalaman dan level, yang notabene mereka semua bisa dibilang levelnya di atas kami,” ujar Agassi.

“Jadi untuk bisa ikut EASL, itu buat kami suatu pencapaian lebih,” lanjutnya.

EASL Disebut Liga Champions Basket Asia

Sebagai informasi, EASL kerap dijuluki sebagai Liga Champions-nya basket Asia.

Kompetisi ini telah berjalan selama tiga musim sejak 2023/2024 dan mempertemukan klub-klub papan atas dari Jepang, Korea Selatan, China, Mongolia, Hong Kong, Makau, Taiwan, hingga Filipina.

Untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing kompetisi, pihak EASL kini mulai melirik klub-klub potensial dari Asia Tenggara.

Baca Juga: Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya

Indonesia dan Filipina menjadi target utama karena memiliki basis penggemar basket yang besar.

Fakta bahwa Pelita Jaya menjadi salah satu klub Indonesia yang dijajaki menunjukkan reputasi mereka mulai diakui di level regional Asia, demikian Antara.

Load More