Satukan Olahraga dan Aksi Sosial, Great Eastern Womens Run 2026 'Pecah' di Jakarta

Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:19 WIB
Lebih dari 1.000 pelari meramaikan Great Eastern Women’s Run 2026 di Senayan Park. Ajang ini memadukan olahraga, kesehatan, lingkungan, dan aksi sosial. [Dok. Istimewa]
  • Great Eastern Women’s Run Indonesia 2026 sukses digelar di Senayan Park Jakarta pada Minggu, 16 Agustus.
  • Lebih dari 1.000 peserta perempuan dan anak-anak mengikuti kategori 5K Fun Run serta Princess Dash 100 meter.
  • Acara ini menyediakan skrining kesehatan payudara, pengelolaan limbah ramah lingkungan, dan penggalangan dana sosial.

Great Eastern Life Indonesia juga memberikan perlindungan asuransi kecelakaan diri senilai Rp10 juta kepada setiap peserta sebagai bentuk mitigasi risiko selama kegiatan.

Padukan Skrining Kesehatan dan Kepedulian Lingkungan

Di luar arena lari, komitmen terhadap kesehatan diwujudkan melalui kehadiran Pink Van Lovepink yang menyediakan pemeriksaan USG untuk deteksi dini kanker payudara.

Ajang ini juga menerapkan sejumlah inisiatif ramah lingkungan, terutama di area hidrasi.

Penyelenggara menyediakan 2.000 gelas pakai ulang (reusable cup) hasil kolaborasi dengan BALIKIN untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Mitra pengelolaan limbah, Rekosistem, turut dilibatkan untuk memastikan sisa material acara dipilah dan dikelola dengan baik.

Galang Dana untuk Perempuan dan Anak

Ajang lari 5K ini juga menghadirkan sisi sosial melalui program GEWR Reach for Great Fundraising Challenge 2026 yang bekerja sama dengan platform Kitabisa.

Dana donasi yang terkumpul hingga 31 Agustus 2026 akan disalurkan kepada Yayasan Lovepink dan SOS Children’s Villages Indonesia untuk mendukung kelompok rentan.

Selain itu, lima peserta beruntung mendapatkan kesempatan mengikuti Great Eastern Women’s Run Singapore pada November mendatang.

Tiga pelari lainnya memperoleh tiket VIP untuk menghadiri Disney Run Jakarta 2026 melalui dukungan OCBC selaku Official Bank Partner.

“Bagi kami, keberhasilan acara ini bukan hanya diukur dari berapa banyak peserta yang mencapai garis finis, tetapi juga dari berapa banyak perempuan yang berani memulai, anak-anak yang mengenal kegembiraan bergerak, serta dukungan yang dapat diteruskan kepada perempuan dan anak-anak yang membutuhkan," pungkas Nina Ong.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com