Kejurnas Catur ke-51 Digelar di Banten, PB Percasi Punya Misi Besar

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:56 WIB
Kejurnas Percasi ke-51 di Serang, Banten (dok. Percasi)
BACA 10 DETIK
  • PB Percasi menyelenggarakan Kejurnas Catur ke-51 di UIN Serang, Banten, pada 23 hingga 28 Oktober 2026.
  • Kejuaraan nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Banten dan Wakil Ketua Umum PB Percasi.
  • Ajang catur nasional ini diikuti sekitar seribu peserta dan berdampak positif pada peningkatan ekonomi lokal.

Suara.com - Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) resmi menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 atau Kejurnas Catur 2026 di Banten pada 23-28 Oktober 2026. Ajang ini membawa misi besar untuk mempopulerkan olahraga catur sekaligus mendorong prestasi pecatur Indonesia di level dunia.

Kejurnas Catur 2026 dipusatkan di Convention Hall Kampus UIN Maulana Hasanudin, Serang, Banten. Ajang tersebut resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, bersama Wakil Ketua Umum PB Percasi, Ahmad Ramadhan, pada Jumat (23/10/2026) malam.

Dalam acara yang berlangsung di Pendopo Kantor Gubernur Banten, Serang, Ahmad Ramadhan menjelaskan bahwa pemilihan Banten sebagai tuan rumah menjadi salah satu upaya PB Percasi untuk memperkenalkan olahraga catur kepada masyarakat yang lebih luas.

Kejurnas Percasi ke-51 di Serang, Banten (dok. Percasi)

“Yang pertama, tentu PB Percasi Pusat mengucapkan terima kasih dulu, terima kasih kepada pemerintah daerah Provinsi Banten atas terselenggaranya Kejurnas di Banten,“ ucap Ahmad Ramadhan dalam keterangannya.

“Mengapa kami pilih Banten? Kami juga ingin mengenalkan catur, seperti yang saya sampaikan tadi (saat sambutan) bahwa kita punya cabang olahraga catur (yang berprestasi).”

Ahmad Ramadhan juga menyoroti perkembangan prestasi catur Indonesia di kancah internasional. Menurut dia, pecatur putra Indonesia berhasil melonjak hingga 40 peringkat, sedangkan sektor putri mampu mencapai peringkat ke-19 dunia.

“Di level dunia, kita sudah meningkat. Baik putra yang meloncat sampai 40 peringkat, dan juga putri yang bisa mencapai peringkat 19,” lelaki yang juga Jenderal Polri asal Lampung itu menjelaskan.

Sementara itu, Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi kepercayaan PB Percasi yang menunjuk Banten sebagai tuan rumah Kejurnas Catur ke-51. Ia menilai penyelenggaraan kejuaraan nasional dapat menjadi sarana untuk memperluas minat masyarakat terhadap olahraga catur sekaligus melahirkan generasi pecatur baru.

“Catur itu tadi sudah saya sampaikan, filosofinya sangat dalam. Di catur itu kita bisa mencetak manusia-manusia unggul. Dengan Kejurnas otomatis memasyarakatkan catur,” Achmad Dimyati

Ia berharap Kejurnas Catur 2026 tidak hanya memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah dinilai dapat meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner, serta usaha lainnya di Banten.

“Harapannya dari Kejurnas di Banten kita bisa mencetak juga para generasi selanjutnya. Ada juga efek lain yang sangat besar dari penyelenggaraan untuk tuan rumah.”

“Contohnya hotel penuh, pasti kuliner juga akan ramai, dan intinya adalah pengunjung banyak, banyak datang ke Banten. Kejurnas catur ini manfaatnya besar,” ia memaparkan.

Kejurnas Catur ke-51 tahun ini juga mencatat jumlah peserta yang melampaui target awal. Dari perkiraan ratusan peserta, jumlah pecatur yang mengikuti kompetisi tersebut mencapai sekitar seribu orang dari berbagai daerah yang tergabung dalam Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi.

Tingginya partisipasi tersebut menjadi salah satu indikator besarnya antusiasme terhadap Kejurnas Catur 2026. Melalui ajang ini, PB Percasi berharap olahraga catur semakin dikenal masyarakat dan mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com